kumparan
16 Mar 2019 8:43 WIB

5 Pemain yang Bisa Jadi Sorotan di Perempat Final Liga Champions

Pemain FC Barcelona, Lionel Messi (kiri) berebut bola dengan pemain Olympique Lyon dalam leg kedua Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol. Foto: REUTERS/Susana Vera
Usai melalui laga-laga dramatis di babak 16 besar, kini Liga Champions musim 2018/19 memasuki perempat final. Pengundian dilakukan pada Jumat (15/3) malam WIB. Beda dengan pengundian sebelumnya, kini semua tim dari grup maupun negara yang sama bisa saling bertemu.
ADVERTISEMENT
Adapun Manchester City dan Manchester United yang satu kota harus berbagi jadwal. Pasalnya, dalam regulasi Liga Champions bab tiga artikel 23 nomor 3 menyebutkan klub dari kota yang sama tidak boleh bermain di hari yang sama. Bila bentrok, yang main laga kandang duluan ditentukan dari tingginya peringkat di liga pada musim lalu.
Pertama kalinya sejak musim 2008/09, keempat perwakilan Liga Inggris lolos ke perempat final. Salah satunya Manchester United yang bakal bertemu Barcelona. Sebelumnya, mereka sempat bertemu dua kali di babak final Liga Champions, musim 2008/09 dan 2010/11. Laga tersebut pun disebut yang paling panas pada babak perempat final musim ini.
Sementara wakil Inggris lainnya, Liverpool, bakal menghadapi lawan yang bisa dibilang paling mudah di sisa kompetisi yaitu FC Porto. Walau begitu, wakil Portugal tersebut tak boleh diremehkan usai mengalahkan semifinalis musim lalu, AS Roma. Sisa dua wakil Inggris bakal bentrok, yaitu Tottenham Hotspur bertemu Manchester City.
Raheem Sterling cetak gol ke gawang Tottenham (Foto: REUTERS/Phil Noble)
Sementara sisanya merupakan utusan tunggal dari masing-masing negara. Juventus yang bakal bertemu Ajax merupakan masing-masing perwakilan Italia dan Belanda. Bianconeri lebih diunggulkan, apalagi dengan adanya Ronaldo dalam skuat mereka. Sedangkan Godenzonen dipenuhi tim muda yang haus prestasi seperti Frenkie de Jong.
ADVERTISEMENT
Laga perempat final tersebut bakal dilaksanakan pada 10 dan 11 April. Menyusul leg kedua pada pekan berikutnya, yaitu 16 dan 17 April. Klub yang lolos nantinya bakal bermain di semifinal pada 1-2 Mei dan 7-8 Mei. Wanda Metropolitano bakal menyambut dua tim yang lolos ke final Liga Champions pada 2 Juni mendatang.
Melihat dari laga babak 16 besar, beberapa pemain tampil luar biasa untuk timnya. Pemain-pemain itu pun diharapkan bisa kembali punya peran besar di perempat final. Berikut lima nama yang diharapkan bisa jadi sorotan demi perebutan tiket semifinal Liga Champions.
1. Sadio Mane
Aksi Sadio Mane saat membobol gawang Manuel Neuer. Foto: REUTERS/Michael Dalder
Setelah musim lalu tampil luar biasa, Mohamed Salah, jadi pemain yang paling jadi sorotan dalam skuat Liverpool. Namun, Salah yang terlalu bersinar mengaburkan pandangan publik terhadap penyerang Liverpool lainnya, Sadio Mane. Belakangan Salah tampil tak sesuai harapan dan giliran Mane yang mulai mencuat.
ADVERTISEMENT
Pada leg kedua kontra Bayern Muenchen, Sadio Mane membuktikan dirinya dengan mencetak dua gol ke gawang Manuel Neuer. Kecepatannya bersama Mohamed Salah jadi senjata utama Juergen Klopp menumbangkan Bayern 1-3. Tentu di babak perempat final nanti performa Mane bakal kembali dinantikan.
2. Romelu Lukaku
Selebrasi dari Romelu Lukaku. Foto: REUTERS/Christian Hartmann
Kerap dikritik fans klubnya sendiri lantaran tak konsisten, Romelu Lukaku malah jadi pahlawan yang menyelamatkan Manchester United di babak 16 besar. Sebelumnya, United harus turun dengan skuat seadanya, menyusul badai cedera yang menimpa pemain-pemain tim utama. Pogba pun harus absen karena akumulasi kartu.
Tak ada Anthony Martial dan Jesse Lingard, Lukaku jadi tumpuan utama bersama Marcus Rashford. Penyerang asal Belgia tersebut sukses mencetak dua gol dan membungkam kritik fans. Dua gol tersebut kala dirinya memanfaatkan blunder tim lawan. Memang tajam pada laga-laga sebelumnya, Lukaku yang tengah panas bisa jadi kejutan di perempat final.
ADVERTISEMENT
3. Dusan Tadic
Tadic menjadi bintang kemenangan Ajax atas Real Madrid. Foto: REUTERS/Susana Vera
Jadi tim yang tak diunggulkan di awal, performa Dusan Tadic membuat Ajax kini jadi tim yang diperhitungkan. Jadi pemain yang musim ini paling membuat dobrakan, Dusan Tadic memimpin lini serang kala menghadapi Real Madrid. Saat itu, dirinya membuat Raphael Varane seakan bek tim medioker. Leg pertama Ajax kalah 1-2, tapi dinilai main lebih bagus.
Performa Tadic semakin menggila pada leg kedua. Menit ke-7, Tadic yang melakukan pergerakan ke celah terbuka di kotak penalti memberi umpan kepada gol Hakim Ziyech. Sebelas menit berselang, pemain Serbia tersebut kembali memberi assist dari luar kotak penalti yang kemudian bisa dimanfaatkan David Neres jadi gol.
Tak berhenti sampai di sana, Tadic kemudian membuat gol sendiri dengan tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Hingga akhir laga, tercatat Tadic memberikan 2 assist, 1 gol, dan 5 umpan kunci, di Santiago Bernabeu. Tentu perempat final akan kembali menunggu performa mengejutkan dari Dusan Tadic.
ADVERTISEMENT
4. Lionel Messi
Selebrasi Pemain FC Barcelona, Lionel Messi usai mencetak gol ke gawang Olympique Lyon dalam leg kedua Liga Champions di Camp Nou, Barcelona, Spanyol. Foto: REUTERS/Susana Vera
Seperti biasa, musim ini Lionel Messi jadi pemain terbaik dalam skuat Barcelona. Bahkan, belakangan Barca terlalu mengandalkan Messi seorang. Kala mega bintang asal Argentina tersebut absen atau bermain tak maksimal, berbanding lurus dengan hasil yang didapat Blaugrana. Salah satunya pada babak 16 besar Liga Champions.
Pada leg pertama di Parc Olympique Lyonnais, Messi yang berhasil diredam lini belakang Lyon membuat laga berkesudahan 0-0. Namun, pada leg kedua, ‘La Pulga’ yang mengamuk membuat Barcelona membenamkan wakil Prancis tersebut dengan skor telak 5-1.
Dari total dua gol dan satu assist, gol pertama dicetak Messi dengan tendangan panenka lewat titik putih. Skor sempat berubah 2-1 dengan Lyon memperkecil ketinggalan, tapi kemudian Lionel Messi mencetak angka tambahan dengan mengecoh dua bek tamu dan sang kiper untuk mencetak gol keduanya.
ADVERTISEMENT
Adapun assist diberikan kepada Pique yang secara mengejutkan meneruskan umpan matang Messi ke dalam gawang. Bila Lionel Messi tampil maksimal, siapapun lawan selanjutnya pada perempat final bakal kewalahan, termasuk Manchester United.
5. Cristiano Ronaldo
Selebrasi gol Ronaldo ke gawang Atletico Madrid di Leg leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid di Allianz Stadium, (13/3). Foto: AFP/Marco BERTORELLO
Siapa lagi yang menampilkan performa luar biasa kalau bukan mega bintang anyar Juve, Cristiano Ronaldo. Sejak datang musim panas lalu, Ronaldo selalu jadi andalan Juve dan pada laga leg kedua tersebut dirinya kembali menunjukkan peran krusialnya. Penyerang asal Portugal tersebut sukses memborong tiga gol ke gawang Atletico.
Ronaldo memang selalu jadi mimpi buruk Atletico. Mantan pemain Real Madrid tersebut hingga kini sudah mencetak 25 gol ke gawang klub berjuluk ‘Rojiblancos’ tersebut, tim paling banyak kedua yang pernah dibobolnya. Menariknya, terakhir kali Ronaldo mencetak hattrick juga kala melawan Atletico, tepatnya pada semifinal tahun 2017.
ADVERTISEMENT
Trigol Ronaldo sukses membawa Juventus ke perempat final Liga Champions, comeback dari kekalahan 2-0 dari Atletico di Wanda Metropolitano. Menurut Ronaldo, dilansir dari situs resmi Juventus, laga tersebut bakal selamanya jadi spesial. “Tak hanya untuk gol saja, tapi juga untuk tim,” kata pemain berusia 34 tahun tersebut.
Menghadapi Ajax yang kerap memberi kejutan, Juventus tak bisa jemawa dan harus menurunkan skuat terbaik. Karena itu, penampilan mega bintang asal Portugal tersebut tentu bakal kembali diharapkan. Terlebih Juventus musim ini begitu berambisi memenangi Liga Champions. (bob)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan