kumparan
1 Jan 2019 11:35 WIB

5 Pemain yang Sukses Melambungkan Namanya hingga Paruh Musim

Pemain yang sukses melambungkan namanya pada musim ini.
Kompetisi di Eropa memasuki paruh musim 2018/19, dengan banyak kejutan dan laga-laga yang menghibur. Real Madrid, Manchester United, dan Bayern Munich, mewarnai musim sebagai raksasa yang tampil kurang memuaskan, sementara tim seperti PSG, Liverpool, dan Juventus, tampil seperti yang diharapkan.
ADVERTISEMENT
Bersamaan dengan tahun baru, kompetisi klub di Eropa memasuki paruh kedua. Aroma persaingan ketat semakin tercium dan kejar-kejaran meraih trofi liga akan semakin intens, terutama di Liga Inggris dan Liga Spanyol. Sementara di Liga Italia dan Liga Prancis, Juventus dan PSG masing-masing nyaman di puncak klasemen, saling sikut terjadi dalam perebutan peringkat kedua dan bawahnya.
Dari persaingan tersebut, tak sedikit bintang baru bermunculan usai bermain apik selama enam bulan di liga domestik masing-masing. Tak beda dari tahun-tahun sebelumnya, pemain yang kurang terdengar perlahan mulai menunjukkan dirinya pantas diperhitungkan.
Berikut lima pemain yang sukses melambungkan namanya, masing-masing dari lima liga top Eropa.
1. Liga Inggris, Callum Wilson
Callum Wilson dikawal oleh Chris Smalling dan Ander Herrera (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)
ADVERTISEMENT
Tampil apik bersama Bournemouth, Callum Wilson sukses menunjukkan performa terbaiknya. Sudah berkancah di level tertinggi selama empat musim, nama Wilson baru 'meledak' musim ini. Total delapan gol sudah dicetaknya, menyamai raihan terbaik yang pernah dicapainya, serta juga mencatakan enam assist.
Menjadi tumpuan utama tim besutan Eddie Howe, performa impresif Wilson sampai dapat panggilan Timnas Inggris November lalu. Kesempatan dari Gareth Southgate pun dimanfaatkannya dengan mencetak gol pada debut bersama ‘The Three Lions’. Prestasinya tersebut pun kini mengundang tim besar untuk merekrut Wilson, salah satunya Chelsea.
2. Liga Prancis, Nicolas Pepe
Nicolas Pepe diminati Arsenal (PHILIPPE HUGUEN / AFP)
Sejatinya, Nicolas Pepe sudah membuat gebrakan di Liga Prancis pada musim lalu. Pepe musim lalu tampil impresif dengan mencetak 13 gol dan 5 assist dalam 36 penampilan. Musim ini, winger berusia 23 tahun itu semakin matang dan ganas. Dirinya kemungkinan besar bisa melampaui capaian musim lalu.
ADVERTISEMENT
Tampil 19 kali musim ini, pemain Timnas Pantai Gading tersebut sudah mencetak 12 gol dan memberikan 7 assist. Capaian tersebut pun membantu Lille menduduki peringkat kedua Liga Prancis. Hebatnya lagi, torehan gol Pepe hanya kalah dari bintang PSG Kylian Mbappe. Pepe pun menjadi target Unai Emery demi menambah kualitas ketajaman Arsenal.
3. Liga Jerman, Jadon Sancho
Jadon Sancho di laga melawan Gladbach. (Foto: Reuters/Leon Kuegeler)
Alumni timnas Inggris yang menjuarai Piala Dunia U-17 ini semakin mekar bakatnya bersama Borussia Dortmund, usai dirinya tak mendapat tempat di skuat utama Manchester City. Capaiannya di Liga Jerman dinilai sebuah prestasi besar, lantaran pemain Inggris rata-rata lebih senang bermain di negara asal.
Musim ini, aksi Sancho semakin menarik publik, usai dirinya kerap diberi kesempatan main oleh Lucien Favre. Bermain 17 kali di Liga Jerman, pemain berusia 18 tahun tersebut sudah mencetak 6 gol dan 8 assist, membantu Dortmund finis sebagai juara paruh musim dengan keunggulan 6 poin dari Bayern.
ADVERTISEMENT
4. Liga Italia, Krzysztof Piatek
Krzysztof Piatek dalam sebuah pertandingan untuk Genoa. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Bisa dibilang, Krzysztof Piatek adalah pemain yang paling mencuri perhatian musim ini. Penyerang berusia 23 tahun itu sebelumnya selalu bermain di Liga Polandia, di mana iamencetak 21 gol pada musim lalu. Tak pelak, Genoa rela menebusnya dengan mahar 4 juta euro.
Musim ini, Piatek sukses mengejutkan publik Italia dengan ketajamannya di depan gawang. Kini, penyerang berkebangsaan Polandia tersebut menempati urutan kedua top skor Serie A, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo; dan mengungguli Mauro Icardi, Edin Dzeko, dan Ciro Immobile.
Awal musim, Piatek sempat jadi yang pertama kali mencetak gol di tujuh laga awal, setelah sebelumnya dilakukan penyerang legendaris, Gabriel Batistuta. Kini, Piatek telah sukses menorehkan 13 gol dalam 19 laga, membuatnya jadi pembelian Genoa yang sangat menguntungkan.
ADVERTISEMENT
5. Liga Spanyol, Arthur Melo
Arthur saat diperkenalkan oleh Barcelona. (Foto: Albert Gea/Reuters)
Setelah tiga musim penuh prestasi bersama klub asal Brasil, Gremio, Barcelona memboyong Arthur Melo dengan mahar 31 juta euro pada musim panas 2018 lalu. Tak banyak yang tahu kemampuan gelandang bertinggi 171 sentimeter tersebut, tapi kini ia mulai dikenal publik sepak bola dunia.
Ketenangan kala menguasai bola dan caranya mengatur penyerangan dari lini tengah, menghasilkan performa apik yang melambungkan nama Arthur Melo. Pemain yang membantu Gremio menjuarai Copa Libertadores 2017 itu telah menetapkan diri sebagai pilar utama ‘Blaugrana’.
Gaya bermain Arthur kerap disebut-sebut mirip dengan legenda Barca, Xavi Hernandez, yang kemampuan utamanya juga berupa umpan pendek akurat dan pengatur ritme permainan. Kemiripan tersebut bahkan disetujui sendiri oleh Xavi, menyebut Arthur sebagai calon penerusnya di lini tengah Barcelona. (bob)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan