Pencarian populer

5 Rekor Menarik yang Tercatat di Semifinal UEFA Nations League

Selebrasi Cristiano Ronaldo Foto: REUTERS/Susana Vera
Laga final UEFA Nations League resmi mempertemukan Portugal dan Belanda. Kedua raksasa Benua Eropa tersebut sukses mengalahkan lawannya masing-masing di babak semifinal dan bakal menentukan siapa jadi juara untuk pertama kali dalam sejarah kompetisi yang terbentuk tahun 2018 lalu.
ADVERTISEMENT
Bakal bermain di Stadion do Dragao, Senin (10/6/2019) pukul 01.45 WIB, Belanda bakal melakoni final perdananya sejak tahun 2010 silam, sementara Portugal punya ambisi besar sebagai tuan rumah. Enam jam sebelumnya bakal tersaji lebih dulu laga tempat ketiga antara Inggris menghadapi Swiss.
Sebelumnya, Portugal sukses menumbangkan Swiss di semifinal. Bermain di Stadion do Dragao, Kamis (6/6) dini hari WIB, Selecao das Quinas sukses menang meyakinkan dengan skor 3-1 atas tim besutan Vladimir Petkovic tersebut.
Adapun Cristiano Ronaldo yang membuka keunggulan Portugal pada menit ke-25. Sempat diimbangi Swiss lewat penalti Ricardo Rodriguez menit 57, Ronaldo memastikan kemenangan dengan tambahan dua golnya, menit 88 dan 90, sekaligus melengkapi catatan hattrick pada laga tersebut.
ADVERTISEMENT
Sementara itu Belanda sukses menginjakkan kakinya di final UEFA Nations League, setelah mengalahkan Inggris di semifinal. Bermain di Stadion D. Afonso Henriques, (7/6) dini hari WIB, De Oranje menang dengan skor 3-1 dari The Three Lions usai laga berlangsung sampai perpanjangan waktu untuk.
Sejatinya Belanda ketinggalan lebih dulu setelah Matthijs de Ligt melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Marcus Rashford pun sukses mencetak angka di menit ke-32. Namun, De Ligt bisa membayar kesalahannya dengan mencetak gol di menit ke-73. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai.
Final tersebut merupakan yang pertama buat Belanda sejak Piala Dunia 2010 silam. Kala itu De Oranje kalah 1-0 dari Spanyol yang akhirnya mengangkat trofi pertama mereka. Di final UEFA Nations League nanti, Belanda pun jadi pelengkap laga final nanti, bertemu dengan Portugal.
ADVERTISEMENT
Pada babak final, setidaknya tercipta lima rekor menarik. Berikut lima rekor tersebut seperti yang dilansir dari OptaJoe.
  1. Tujuh gol di enam semifinal buat Ronaldo
Cristiano Ronaldo ketika memperkuat Timnas Portugal. Foto: REUTERS/Rafael Marchante
Kala Portugal mengalahkan Swiss dengan skor 3-1, Cristiano Ronaldo jadi pemeran utama dengan mencetak keseluruhan gol Selecao das Quinas. Tambahan tersebut menjadikan Ronaldo mencetak enam gol dari enam semifinal yang sudah dilaluinya bersama Portugal.
Kelima gol Ronaldo tersebut dicetaknya pada hampir semua kompetisi negara, di antaranya Piala Eropa dan Piala Konfederasi, hanya gagal di Piala Dunia. Terakhir, sebelum mencetak hattrick di semifinal UEFA Nations League, Ronaldo mencetak gol di semifinal Euro 2016.
  1. Rekor hattrick Ronaldo
Ronaldo melakukan selebrasi. Foto: REUTERS/Susana Vera
Selain jadi pemain yang selalu memberi pengaruh di laga penting, dengan mencetak trigol ke gawang Swiss, Ronaldo sukses menambah rekor hattrick pribadi jadi tujuh kali bersama Timnas Portugal.
ADVERTISEMENT
Total keseluruhan hattrick Ronaldo sepanjang karier mencapai 53 kali. Masih merupakan pencetak trigol tersering di Liga Spanyol dan Liga Champions, sebagian besar hattrick Ronaldo hadir kala bersama Real Madrid dan hanya sekali kala membela Manchester United.
  1. Sterling catatkan 50 penampilan
Raheem Sterling mendapatkan ban kapten Timnas Inggris. Foto: Carl Recine/Reuters
Pada laga Inggris kontra Belanda, Raheem Sterling memainkan laga ke-50 sepanjang karier Internasionalnya bersama The Three Lions. Berusia 24 tahun 180 hari, Sterling jadi pemain muda ketiga yang sukses menorehkan jumlah penampilan sebanyak itu.
Sebelumnya, pemain termuda Inggris yang mencatat 50 penampilan adalah Wayne Rooney tahun 2009, kala berusia 23 tahun 159 hari. Adapun yang menyusul di bawah Rooney, menorehkan catatan serupa, adalah Michael Owen tahun 2003. Kala itu, Owen masih berusia 23 tahun 179 hari.
ADVERTISEMENT
  1. Inggris kebobolan tiga gol
Matthijs de Ligts merayakan gol Timnas Belanda ke gawang Inggris. Foto: Rafael Merchante/Reuters
Kalah dari Belanda, Timnas Inggris harus kebobolan tiga gol lantaran pertahanan buruk yang ditampilkan John Stones dan kawan-kawan. Rekor tersebut merupakan yang terburuk di pertandingan kompetitif, sejak Piala Dunia 2010.
Kala itu, Inggris kala dari Jerman dengan skor telak 4-1. Bek tengah West Ham kala itu, Matthew Upson, jadi pencetak gol satu-satunya buat The Three Lions, tak mampu membalas gol Miroslav Klose, Lukas Podolski, dan brace Thomas Muller.
  1. Gol perpanjangan waktu Belanda
Gol bunuh diri Kyle Walker. (Foto: REUTERS/CARL RECINE)
Sukses Belanda kala mencetak dua gol di babak tambahan ternyata merupakan yang pertama sejak tahun 1907 silam. Kala itu, Constant Feith dan Louis van Gogh jadi pencetak gol buat Belanda.
Belanda juga sudah tak pernah mencetak gol di babak tambahan sejak Ruud Geels tahun 1976 menghadapi Yugoslavia. Menariknya, yang memecahkan rekor tersebut justru pemain Timnas Inggris Kyle Walker. (bob)
ADVERTISEMENT
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80