kumparan
17 Sep 2019 9:25 WIB

Ansu Fati, Tammy Abraham, dan 5 Bintang Muda yang Ramaikan UCL 2019/20

Ansu Fati kembali memberi bukti. Foto: Reuters/Albert Gea
Fase grup Liga Champions musim 2019/20 akan segera digelar. Klub-klub benua biru yang sukses menghuni papan kompetisi domestik musim lalu bakal saling berhadapan. Laga Inter Milan menghadapi Slavia Praha, Selasa (17/9/2019) pukul 23.55 WIB, nantinya jadi pembuka kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
ADVERTISEMENT
Selain bakal mempertemukan klub papan atas Eropa, Liga Champions juga akan jadi tempat bintang-bintang kelas dunia tampil. Penampilan gemilang dari pemain seperti Mohamed Salah, Eden Hazard, Neymar, Cristiano Ronaldo, sampai Lionel Messi tentu akan jadi salah satu daya tarik kompetisi tersebut.
Tak selalu soal bintang yang sudah membuktikan diri di setiap musimnya, pemain muda juga berkesempatan untuk unjuk kebolehan di Liga Champions. Biasanya, di ajang tersebut, saat klub besar memberikan kesempatan kepada pemain muda kala menghadapi tim yang tak diunggulkan.
Beberapa bintang muda sudah membuktikan diri di kompetisi domestik musim ini. Salah satunya ada penyerang asli lulusan akademi Chelsea, Tammy Abraham. Pemain berusia 21 tahun tersebut musim ini mendapat kepercayaan Frank Lampard untuk memimpin lini penyerangan. Hasilnya, Abraham sukses mencetak tujuh gol dari lima penampilannya.
Tammy Abraham merayakan gol ke gawang Wolves. Foto: Reuters/Carl Recine
Performa Abraham tersebut bahkan memecahkan beberapa rekor di Liga Inggris. Salah satunya, Abraham jadi pemain termuda Chelsea sekaligus pemain berkebangsaan Inggris termuda ketika mencetak hattrick kontra Wolves. Abraham pun menyamai rekor Cristiano Ronaldo dan Dele Alli dengan mencetak dua gol atau lebih di tiga laga beruntun.
ADVERTISEMENT
Selain Abraham, dari Barcelona, ada Ansu Fati yang juga merupakan pemain asli akademi klub. Masih berusia 16 tahun, Ansu Fati sudah merasakan debut bersama tim utama. Tak hanya itu, penyerang kelahiran Guinea-Bissau tersebut mencetak gol kontra Osasuna, menjadikannya pencetak gol termuda sepanjang masa Barcelona.
Setelah berhasil memecahkan rekor pencetak gol termuda klub, Ansu Fati tak lantas berhenti tampil impresif. Laga berikutnya kontra Valencia, Ansu Fati sukses mencetak masing-masing satu gol dan asis. Penyerang kelahiran tahun 2002 tersebut jadi pemain termuda yang mencetak gol serta asis di satu pertandingan Liga Spanyol.
Kiprah Ansu Fati dan Tammy Abraham tentu bakal meramaikan persaingan perburuan gelar Liga Champions musim 2019/20. Selain dua nama tersebut, setidaknya ada lima nama lagi yang bakal jadi sorotan di ajang paling bergengsi benua biru tersebut.
ADVERTISEMENT
1. Matthijs de Ligt
Matthijs de Ligt memperkuat Juventus di laga melawan Napoli. Foto: AFP/Isabella Bonotto
Memutuskan bergabung dengan Juventus, Matthijs de Ligt memulai kariernya bersama ‘si nyonya tua’ dengan kurang mulus. Terutama di laga debut, De Ligt mencatatkan dua blunder yang menyebabkan Juventus kebobolan dua gol. Beruntung pada laga tersebut Juventus akhirnya menang dengan skor 4-3.
Meski begitu, De Ligt tampaknya bakal mendapat lebih banyak waktu bermain, menyusul cedera panjang yang dialami Giorgio Chiellini. Nantinya, kesempatan bermain tersebut bakal jadi saat yang ideal untuk De Ligt beradaptasi dengan gaya permainan Juventus. Kejutan seperti musim lalu bersama Ajax pun bakal dinantikan dari bek Timnas Belanda tersebut.
2. Erling Haaland
Nama Erling Haaland boleh jadi masih asing di telinga penikmat sepak bola pada umumnya. Terlebih Haaland saat ini membela klub asal Austria, Red Bull Salzburg. Namun, Haaland patut untuk dinantikan kiprahnya, setelah bersama Timnas Norwegia mencetak hattrick alias sembilan gol ketika menghadapi Honduras di Piala Dunia U-20.
ADVERTISEMENT
Musim ini, sudah bermain tujuh kali bersama RB Salzburg, Haaland juga tampil subur dengan mencetak 11 gol dari tujuh penampilan di Liga Austria. Punya postur yang ideal sebagai seorang penyerang, kekuatan, serta insting gol yang bagus. Nantinya, Haaland bisa saja jadi salah satu pemain muda kejutan.
3. Mason Mount
Mason Mount, harapan baru Chelsea. Foto: REUTERS/Eddie Keogh
Hukuman di bursa transfer memaksa Chelsea untuk memanfaatkan pemain yang ada. Kembali dari pinjaman, pemain asli akademi Chelsea Mason Mount pun kemudian jadi salah satu sosok yang diandalkan Frank Lampard di lini tengah tim utama. Kepercayaan sang manajer pun dibayar lunas oleh pemain berusia 20 tahun tersebut.
Musim lalu, Mason Mount memang jadi andalan Lampard di Derby County. Alhasil, sang juru taktik tahu betul bagaimana memaksimalkan Mount di tim utama. Alhasil, hingga kini gelandang serang berkebangsaan Inggris tersebut sukses mencetak tiga gol di Liga Inggris. Bakal debut di Liga Champions, tentu penampilan Mount jadi salah satu yang ditunggu.
ADVERTISEMENT
4. Jadon Sancho
Jadon Sancho dengan trofi Piala Super Jerman 2019. Foto: Leon Kuegeler/Reuters
Musim panas 2017 didatangkan Borussia Dortmund dari Manchester City, Jadon Sancho, telah membuktikan diri sebagai salah satu bakat terbesar di dunia. Musim lalu nyaris membawa timnya menjuarai kompetisi liga, performa gemilang kembali dilanjutkannya musim ini. Total Sancho sudah mencatatkan dua gol dan empat asis di Bundesliga.
Tergabung dalam Grup F, Sancho nanti bakal menghadapi tim kuat seperti Barcelona dan Inter Milan. Meski bakal sulit, Sancho tetap punya kesempatan bersama Dortmund untuk lolos. Merupakan sosok winger yang komplit, punya ketajaman, visi bermain, dan kecepatan yang luar biasa, Sancho pun jadi sosok yang ditunggu kiprahnya.
5. Joao Felix
Joao Felix (kiri) beraksi di pertandingan menghadapi MLS All-Star. Foto: USA Today via Reuters/Kim Klement
Setelah ditinggal Antoine Griezmann ke Barcelona, Atletico Madrid langsung bergerak cepat menggaet Joao Felix dari Benfica. Penyerang berkebangsaan Portugal tersebut kemudian jadi pembelian termahal sepanjang sejarah Atletico, usai diboyong dengan mahar 126 juta euro. Sejauh ini Felix berhasil menutup lubang yang ditinggal Griezmann.
ADVERTISEMENT
Bermain sebagai fantasista, Felix sudah mencatatkan satu gol dan satu asis bersama Atletico. Penyerang berusia 19 tahun tersebut juga sukses mengancam lawan dengan pergerakannya. Punya kemampuan dribel yang hebat, serta kemampuan menciptakan peluang, kiprah Joao Felix tantu jadi salah satu yang ditunggu. (bob)
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan