Bola & Sports
·
14 Januari 2021 12:33

Ferrari Rp 5,7 M Milik Kiper Italia Ini Dibuat Ringsek oleh Tukang Cuci Mobil

Konten ini diproduksi oleh Info Bola
Ferrari Rp 5,7 M Milik Kiper Italia Ini Dibuat Ringsek oleh Tukang Cuci Mobil (21921)
Federico Marchetti saat membela Italia di Piala Dunia 2010. Foto: David Cannon/Getty Images
Niat hati ingin membuat kinclong mobilnya, penjaga gawang Italia, Federico Marchetti, malah gigit jari. Hal itu setelah Ferrari miliknya dibuat ringsek oleh petugas tempat pencucian mobil.
ADVERTISEMENT
Diwartakan The Sun, ketika dirinya berlatih di Liguria, Italia, pada Senin (11/1), penjaga gawang yang merumput bersama Genoa ini meninggalkan mobil Ferrari 812 Superfast miliknya di tempat pencucian mobil.
Ferrari Rp 5,7 M Milik Kiper Italia Ini Dibuat Ringsek oleh Tukang Cuci Mobil (21922)
Marchetti kini merumput bersama Genoa. Foto: Getty Images
Tempat pencucian mobil tersebut diketahui memiliki jasa antar jika memang dibutuhkan. Kemudian, salah satu petugas di sana diperintahkan untuk mengantar Ferrari milik Marchetti setelah selesai dibersihkan.
Sial bagi petugas tersebut, dalam perjalanan menuju tempat pelatihan Genoa, dia tidak bisa mengendalikan mobil tersebut. Alhasil, mobil seharga Rp 5,7 miliar itu hilang kendali dan menabrak pembatas jalan serta 5 mobil yang sedang terparkir di wilayah Pegli.
Untungnya, pengemudi mobil tersebut bisa selamat dan tidak mengalami cedera parah. Namun, dalam sebuah video yang menampilkan keadaan setelah kejadian tersebut, bagian depan mobil milik pria berusia 37 tahun itu terlihat benar-benar ringsek.
ADVERTISEMENT
Ferrari 812 Superfast memang diketahui sebagai salah satu mobil sport tercepat di dunia. Mobil tersebut mampu melesat dari nol hingga 60 mph dalam waktu kurang dari tiga detik saja dan memiliki kecepatan tertinggi yang mencapai 211 mph.
Beruntung, mantan kiper Lazio ini tidak marah atas kejadian tersebut. Hal itu terlihat dari unggahan foto di akun Instagram pribadinya yang sedang tersenyum disertai dengan sebuah tulisan.
“Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi. Syukurlah tidak ada yang terluka, itu yang paling penting,” tulis Marchetti.