Pencarian populer

Jeda Musim Dingin, Ini 5 Penyerang Paling Tajam di Liga Italia

Penyerang paling tajam di Liga Italia.

Memulai tahun baru, Liga Italia memasuki pekan jeda musim dingin. Minggu lalu menjadi laga terakhir pada tahun 2018, dengan Juventus keluar sebagai juara paruh musim. ‘Si Nyonya Tua’ duduk nyaman di puncak klasemen, dengan mengoleksi 53 poin. Kunci dari performa bagus skuat Allegri tak lepas dari ketajaman lini serang dan solidnya lini bertahan.

Sejak mendatangkan Ronaldo, Juventus semakin tajam di lini depan. Bermain bersama Dybala dan Mandzukic sebagai trisula maut, pemain yang akrab disebut CR7 tersebut langsung tergabung dalam jajaran penyerang elit di liga.

Seperti yang diketahui sebelumnya, Ronaldo meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Juventus, yaitu pada bursa transfer musim panas lalu. Sejak itu, dirinya kerap mengacak-ngacak pertahanan lawan dan mencetak angka sudah bagai rutinitas.

Cristiano Ronaldo. (Foto: Jason Cairnduff/Reuters)

Kini Ronaldo memang libur panjang bersama seluruh pemain Liga Italia. Mereka baru akan kembali pada pekan ke-20, (19/1/2019) nanti. Tentunya, tak hanya persaingan berebut gelar saja yang akan seru untuk disimak, tetapi juga kompetisi untuk menjadi yang tertajam di depan gawang.

Tentu tak hanya Ronaldo yang impresif di lini depan. Beberapa bintang tampil gemilang dan memasukkan namanya ke daftar pencetak gol tersubur di liga. Bahkan beberapa sempat mengungguli capaian mantan pemain Real Madrid tersebut. Berangkat dari sana, berikut lima pemain paling subur di Liga Italia saat ini.

1. Duvan Zapata

Selebrasi Duvan Zapata usai membobol gawang Juventus. (Foto: AFP/Marco Bertorello)

Boleh saja Atalanta kini bertengger di posisi kedelapan klasemen, tapi klub yang berbasis di Bergamo tersebut merupakan yang tersubur di Liga Italia saat ini. Mengemas 39 gol, torehan tersebut bahkan lebih banyak dari pemuncak klasemen, Juventus. Kesuburan ‘La Dea’ tersebut tak lepas dari peran Duvan Zapata.

Zapata sudah terlibat dalam 13 gol Atalanta, dengan 10 gol dan 3 assist dalam 19 laga. Pekan lalu, dirinya sukses pembuka skor kala timnya menggilas Sassuolo 6-2. penampilan terbaik pemain Kolombia tersebut tentu kala mencetak brace ke gawang Juventus. Capaian tersebut membuatnya jadi yang tersubur keempat di liga, imbang dengan dua pemain lain.

2. Ciro Immobile

Immobile pada laga melawan Milan. (Foto: Alberto Lingria/Reuters)

Merupakan produk asli akademi klub, Ciro Immobile boleh jadi gagal bersama Juventus. Sempat beberapa kali melanglang buana, penyerang yang kini berusia 28 tahun tersebut bisa membuktikan dirinya sebagai penyerang elit. Insting gol dan kemampuan penyelesaian akhirnya begitu luar biasa, tak lupa fleksibel di seluruh posisi lini depan.

Musim lalu, Immobile berakhir sebagai capocannoniere dengan mencetak 29 gol dari 33 laga. Capaian tersebut bahkan bukan yang pertama. Sebelumnya penyerang Timnas Italia tersebut juga jadi top skor bersama Torino, musim 2013/14. Kini, Immobile mengoleksi 10 gol dari 18 penampilan, menjadikan dirinya salah satu yang tertajam musim ini.

3. Fabio Quagliarella

Quagliarella, tua-tua keladi. (Foto: Jennifer Lorenzini/REUTERS)

Tua-tua keladi adalah peribahasa yang cocok buat Fabio Quagliarella. Penyerang yang kini berusia 35 tahun tersebut selalu konsisten jadi keran gol Sampdoria, sejak didatangkan pada musim dingin 2016. Musim ini, Quagliarella sukses mendobrak masuk dalam jajaran penyerang elit.

Mantan penyerang Juventus tersebut sudah mengemas 12 gol dari 18 laga, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak ketiga. Kerap jadi harapan di saat genting, Quagliarella pun punya peluang mengakhiri musim sebagai capocannoniere.

4. Krzysztof Piatek

Krzysztof Piatek dalam sebuah pertandingan untuk Genoa. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)

Genoa beruntung rekrutan anyarnya pada bursa transfer musim panas, Krzysztof Piatek, bisa langsung nyetel sebagai ujung tombak tim. Publik pun dihebohkan dengan performa nyentriknya di depan gawang, sampai-sampai Piatek disebut sebagai penerus bintang Bayern Munchen, Robert Lewandowski.

Piatek kini mencetak 13 gol dalam 18 laga. Bersaing ketat dengan sebagai pencetak gol terbanyak, penyerang berusia 23 tahun tersebut bahkan sempat mengungguli torehan Cristiano Ronaldo. Klub besar Eropa pun mulai mengincar jasa penyerang asal Polandia tersebut, walau akan sulit mengingat dirinya baru berseragam Genoa.

5. Cristiano Ronaldo

Massimilano Allegri dan Cristiano Ronaldo di laga Empoli vs Juventus. (Foto: Reuters/Jennifer Lorenzini)

Seperti yang diketahui sebelumnya, datang pada musim panas 2018, Cristiano Ronaldo bisa beradaptasi dengan cepat dan kini memuncaki daftar penyerang paling tajam di Liga Italia. Kehadirannya dalam daftar tentu bukan hal yang mengejutkan, mengingat kata gol memang begitu akrab dengan kapten Timnas Portugal tersebut.

Ronaldo hampir selalu terlibat dalam gol di tiap pertandingan Juventus. Penyerang berusia 33 tahun tersebut sudah menyarangkan 14 gol dan mencatat 5 assist musim ini, menjadikannya kandidat terkuat sebagai capocannoniere.

Catatan menarik ditorehkan Ronaldo selama tahun 2018. Walau hengkang enam bulan lalu, dirinya tetap jadi top skorer Real Madrid, dengan mengemas 28 gol. Sementara di Juventus, dirinya jadi yang terbaik kedua dengan 15 gol, hanya kalah dua dari Paulo Dybala. (bob)

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: