Bola & Sports
·
7 Desember 2020 11:07

Liarnya Jamie Vardy, Hancurkan Tiang Sepak Pojok saat Selebrasi

Konten ini diproduksi oleh Info Bola
Liarnya Jamie Vardy, Hancurkan Tiang Sepak Pojok saat Selebrasi (40885)
searchPerbesar
Selebrasi pemain Leicester City usai mencetak gol ke gawang Burnley pada pertandingan lanjutan Premier League di King Power Stadium, Leicester, Inggris. Foto: Peter Powell/REUTERS
Jamie Vardy merayakan kemenangannya di menit-menit akhir kala Leicester City menghadapi Sheffield United dengan penuh emosi. Tak hanya berteriak, sang striker bahkan sampai menghancurkan salah satu tiang sepak pojok.
ADVERTISEMENT
Pasukan Brendan Rodgers melawat ke Bramall Lane pada Minggu (6/12) dini hari WIB setelah menelan kekalahan 2-1 dari Fulham di pekan sebelumnya.
Skor sempat bertahan 1-1 hingga menit ke-90 sebelum Vardy melesakkan sepakan yang mengecoh kiper Sheffield, Aaron Ramsdale.
Vardy yang merupakan penggemar Sheffield Wednesday langsung merayakannya dengan berlari ke sudut lapangan, meluncur, dan menghancurkan tiang sepak pojok berkeping-keping dengan kakinya.
Aksinya ini mirip dengan pemain andalan Newcastle United, Matt Ritchie, kala berhadapan dengan Chelsea pada Januari lalu.
Ritchie merayakan gol kemenangan The Magpies dengan menendang tiang corner kick ke arah tribun dan secara tidak sengaja mengenai salah satu fans.
Atas ulahnya itu, Vardy lantas diberikan kartu kuning meski tampaknya sepadan dengan kemenangan dramatis yang diraih The Foxes.
ADVERTISEMENT
Bagi Vardy, selebrasi usai mencetak gol memang merupakan sarana sebagai luapan emosi. Tak jarang, perayaan golnya membuat kesal pendukung lawan.
Setelah mencetak angka, Vardy kadang berlari ke salah satu sudut dan menangkupkan telinganya ke arah tribune yang diisi suporter lawan.
Vardy juga pernah membuat dongkol suporter Crystal Palace kala membuat gerakan burung elang setelah melesakkan bola ke gawang di Shelhurst Park. Pasalnya, julukan tim tuan rumah adalah The Eagles.
Berkat kemenangan atas Sheffield, Leicester City kini berada di posisi empat klasemen dengan koleksi 21 poin.
Sementara bos Sheffield, Chris Wilder, tampak hancur lebur di pinggir lapangan dan timnya tetap tanpa kemenangan setelah menjalani 11 pertandingan Liga Premier.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020