kumparan
KONTEN PENGGUNA
13 Desember 2019 1:52

Pemain Liga Slovenia Dipecat Usai Hamili Anak Presiden Klub

Untitled Image
Laga Ghana melawan Benin di Piala Afrika 2019. Foto: REUTERS/Amr Abdallah Dalsh
Enam bulan setelah menandatangani kontrak selama tiga tahun, pemain asal Afrika harus oleh klubnya yang bermain di Divisi 2 Liga Slovenia. Adapun pemain yang namanya tidak disebutkan itu diketahui menghamili anak presiden klub.
ADVERTISEMENT
Dilansir dari The Sun yang mengutip Ghanaweb, pesepak bola yang diduga asal Ghana tersebut mengaku baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak dari klubnya. Namun, berjalan lima bulan sejak kontrak tersebut ditandatanganinya, sang pacar yang notabene anak dari presiden klub mengabarkan dirinya hamil.
"Saya baru menandatangani kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun, tapi bulan lalu, saya mendapat masalah ketika pacar saya yang merupakan anak dari presiden klub mengakui dirinya hamil,” sebut sang pemain.
Untitled Image
Ilustrasi ibu hamil Foto: Shutterstock
Kabar tersebut tak lama sampai diketahui pihak klub. Alhasil, petinggi pun meminta pemain itu untuk menghadiri pertemuan dengan para petinggi, membicarakan menyoal masalah yang dialami sang putri presiden.
"Saya datang ke sana dan mengakui kalau saya yang bertanggung jawab dengan kehamilan tersebut dan diberi tahu untuk tetap di rumah dan tak boleh terlihat di dekat klub sampai mendapat instruksi untuk kembali,” sebutnya.
ADVERTISEMENT
Pemain tersebut pun menunggu sesuai instruksi yang diberikan pihak klub, tapi kemudian kabar buruk datang dari sang agen. Tepat seminggu setelah pertemuan tersebut, dirinya dipecat dengan dalih melakukan tindakan asusila dan indisipliner.
"Kabar itu mengejutkan karena sejak datang ke klub enam bulan lalu saya tak lakukan kesalahan apapun,” ucap pemain tersebut.
Untitled Image
Ilustrasi pesepak bola asal Ghana. Foto: Suhaib Salem/Reuters
Adapun pemain tersebut bakal mengambil langkah hukum, terkait pemecatannya yang disinyalir lantaran menghamili anak presiden klub. Pasalnya, pemain tersebut mengaku kehamilan tersebut sudah atas persetujuan dirinya dan sang putri presiden itu.
"Agen saya menelpon dan mengatakan harus mengajukan laporan kepada FIFA kita punya rekaman presiden mengucapkan pemutusan kontrak lantaran hubungan bersama sang putri,” sebut pemain itu.
"Dia sudah besar, ya Tuhan. Kami berdua saling mencintai dan memutuskan untuk punya anak,” lanjut pemain itu.
ADVERTISEMENT
Pemain itu dikabarkan telah pulang ke Nigeria dan tak lagi menjalin kontak dengan sang kekasih. Adapun pihak klub menutup akses kontak sang mantan pemain dengan sang putri presiden di media sosial. (bob)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan