Bola & Sports
·
17 November 2020 9:24

Peter Crouch Pernah Dongkol Sampai Nafsu Pengin Jotos Marcelo

Konten ini diproduksi oleh Info Bola
Peter Crouch Pernah Dongkol Sampai Nafsu Pengin Jotos Marcelo (113401)
Peter Crouch ketika melakukan percobaan blok kepada Marcelo. Foto: Getty Images
Peter Crouch mengungkapkan bahwa dia pernah dibuat dongkol betul oleh Marcelo. Tak hanya itu, ia juga sangat ingin menjotos pemain berambut kribo itu setelah diusir ke luar lapangan saat pertandingan Liga Champions 2011 lalu.
ADVERTISEMENT
Saat itu, Crouch sedang menjalani musim keduanya bersama Tottenham Hotspur ketika berhadapan dengan Marcelo pada pertandingan leg pertama babak perempat final melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Di pertandingan itu, Crouch hanya bermain selama 15 menit. Penyerang jangkung itu menerima dua kartu kuning cepat sebelum diusir dari lapangan. Kartu kuning kedua hasil bentrokan dengan Marcelo itu membuatnya kesal.
Peter Crouch Pernah Dongkol Sampai Nafsu Pengin Jotos Marcelo (113402)
Peter Crouch ketika diganjar kartu merah oleh wasit. Foto: Getty Images
Crouch menganggap bek asal Brasil itu melakukan diving. Apalagi, reaksi Marcelo ketika striker Spurs itu diganjar kartu merah sangatlah menjengkelkan.
“Ruang ganti ada di bawah stadion, dan di tingkat atas ada pendukung. Anda bisa mendengarkan mereka,” ungkap Crouch kepada Paddy Power dalam podcast From The Horse’s Mouth.
“Saya duduk di ruang ganti dengan kepala tertutupi handuk, mendengarkan gol demi gol masuk dan saya berpikir, ‘itu adalah kesalahan saya’, itu adalah titik terendah dan penyesalan terbesar,” sambungnya.
ADVERTISEMENT
Crouch mengaku memiliki alasan soal pemberian kartu itu. Yang pertama, ia mengungkapkan terlalu bersemangat menekel Ramos dan mengaku salah. Yang kedua, ia mencoba memblok bola dari Marcelo.
Peter Crouch Pernah Dongkol Sampai Nafsu Pengin Jotos Marcelo (113403)
Peter Crouch meninggalkan pertandingan. Foto: Getty Images
Crouch mengatakan kalau dia sedikit meluncurkan kakinya, namun tak sampai menyentuhnya. Marcelo kemudian melompat lalu jatuh berguling-guling di tanah dan merayakan kartu merah yang keluar dari saku wasit.
“Aku tidak pernah ingin memukul siapa pun lagi dalam hidup kecuali dia! Bagi mereka, itu sebuah kemenangan. Mereka telah memenangkan pertandingan dan telah mempermainkanku. Aku terlalu naif membiarkan diriku terjebak dalam hal itu,” tuturnya.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan 4-0 Madrid di Bernabeu. The Lilywhites harus angkat koper lebih dulu dari ajang Liga Champions setelah di leg kedua, mereka juga menelan kekalahan 1-0 di White Hart Lane.
ADVERTISEMENT