kumparan
Bola & Sports10 Maret 2020 18:24

Tadic: Ajax Akan Kalahkan Liverpool, Jika Lolos ke Final Musim Lalu

Konten kiriman user
bjdnr2zoqsfelexlcctg.jpg
Pemain-pemain Ajax merayakan gol Dusan Tadic ke gawang Real Madrid Foto: REUTERS/Susana Vera
Pemain Ajax Amsterdam, Dusan Tadic, masih dihantui oleh kekalahan timnya dari Tottenham di babak semifinal Liga Champions 2018/19. Pemain berusia 31 tahun itu yakin jika mereka lolos, Ajax bisa mengalahkan Liverpool di partai final.
ADVERTISEMENT
Ajax tampil mengejutkan di Liga Champions musim lalu. Tim asuhan Erik ten Hag tersebut bisa mengalahkan Real Madrid dan Juventus serta melaju sampai ke semifinal kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Pada semifinal leg pertama di kandang Spurs, Ajax mampu mencuri kemenangan tipis dengan skor 1-0. Gol semata wayang tersebut dicetak oleh Donny van de Beek.
Namun pada leg kedua di Amsterdam, Ajax mendapatkan mimpi buruk. Mereka berbalik dikalahkan dengan oleh tim asuhan mauricio pochettino dengan skor 2-3.
Tottenham Hotspur lolos ke final dengan keunggulan gol tandang. Pada babak ini mereka dikalahkan sesama tim Premier League, Liverpool, dengan skor 0-2.
zuilpcuug76lldwea9ms.jpg
Tak ada final Liga Champions 2018/19 untuk Ajax. Foto: REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Kekalahan tersebut nampaknya masih menghantui Dusan Tadic hingga hari ini. Dalam sebuah wawancara yang dilaporkan oleh insidesport.com, Tadic masih belum menerima kenyataan bahwa timnya tidak lolos ke final Liga Champions.
ADVERTISEMENT
"Saya akan memberikan apapun jika saya bisa menghapus laga itu dari ingatan saya. Tidak masalah, itu tidak akan keluar dari kepalamu," ujar Tadic.
"Saya masih mencari jawaban untuk pertanyaan bagaimana kami bisa tersingkir di semifinal itu. Sekeras apapun saya mencoba, saya jatuh ke dalam perangkap yang makin berkembang," keluhnya.
Dia sangat percaya tim Ajax-nya akan melakukan yang terbaik jika mendapat kesempatan melangkah ke babak final. Kapten Timnas Serbia itu juga pede timnya bisa mengalahkan tim asuhan Juergen Klopp karena mereka punya pertahanan yang lemah.
"Jika Ajax mengambil apa yang menjadi milik kami dalam pertandingan Tottenham, kami akan mengalahkan Liverpool di final Mei di Wanda Madrid."
"Itu, tanpa dilema apa pun, salah satu final terburuk dalam sejarah. Ajax tentu saja tidak akan bermain sebagus Tottenham dan akan jauh lebih menginspirasi daripada Liverpool," klaimnya.
ADVERTISEMENT
"Keyakinan para pemain Ajax mewakili kekuatan sedemikian rupa sehingga Liverpool tidak akan memiliki pertahanan yang memadai," tutupnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan