Otomotif
·
3 Agustus 2021 12:02
·
waktu baca 1 menit

Cara Mengendarai Mobil Manual bagi Pemula

Konten ini diproduksi oleh Infootomotif
Cara Mengendarai Mobil Manual bagi Pemula (160237)
searchPerbesar
Ilustrasi tangan istirahat pada tuas transmisi manual. (Foto: Muhammad Ikbal/kumparanOTO)
Mengendarai mobil manual bisa dibilang gampang gampang susah karena akselerasinya berbeda dengan mobil matik. Sistem kerja mobil matik terbilang lebih simpel dibandingkan dengan mobil manual.
ADVERTISEMENT
Pembedanya bisa dilihat dari jumlah pedal yang tersedia. Pada mobil manual terdapat 3 pedal dan pada mobil matic terdapat 2 pedal saja. Sistem perpindahan gigi mobil manual lebih sulit dibandingkan dengan mobil matik, karena dilakukan secara manual.
Pastikan Anda sudah fasih menggunakan tiga pedal jika ingin mengendarai mobil manual.
Cara Mengendarai Mobil Manual bagi Pemula (160238)
searchPerbesar
Ilustrasi kaki istirahat pada pedal kopling mobil manual. (Foto: Muhammad Ikbal/kumparanOTO)

Cara Mengendarai Mobil Manual

Cara Mengendarai Mobil Manual
Dikutip dari halaman resmi wuling.id, setidaknya ada 6 tips untuk Anda yang ingin belajar mengendarai mobil manual.
1. Pilih Tempat Latihan yang Aman
Pastikan Anda memilih lokasi yang tidak ramai untuk belajar mobil. Jauhi pemumikan penduduk. Tujuannya agar aman dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. Selain lebih konsentrasi, Anda juga tidak akan membahayakan pengendara mobil lain.
2. Mengetahui Fitur Mobil
Fitur penting yang harus dipelajari adalah kopling, gas dan rem. Ada juga beberapa fitur yang membantu kinerja suatu mobil, yaitu tuas persneling, lampu sein, dan klakson. Anda juga harus bisa memahami cara kerja pedal dengan benar, karena tiga pedal dalam mobil manual memiliki fungsi yang sangat signifikan. Pedal yang biasanya berada di sebelah kiri adalah pedal buat kopling, sedangkan pedal yang posisinya adalah pedal rem, dan pedal yang posisinya di paling kanan adalah pedal gas.
3. Konsentrasi Penuh Saat Mesin Mobil Menyala
Pastikan Anda bersikap tenang, rileks, dan tidak tergesa-gesa saat mesin mobil sudah menyala. Anda juga harus duduk dengan posisi yang nyaman, agar lebih bisa berkonsentrasi. Posisi duduk juga akan berpengaruh terhadap posisi kaki saat menginjak rem, gas dengan kopling. Hal yang harus dilakukan adalah pindahkan posisi tuas pada posisi netral. Ketika tuas persneling berada di posisi netral, maka tuas bisa digerakkan lebih bebas ke bagian kanan atau kiri. Untuk mempelajari jarak ayunan pedal kopling, Anda bisa menginjak kopling secara penuh dan tahan dalam beberapa saat. Kemudian lepas pedal kopling secara perlahan, agar Anda bisa mendengarkan suara mesin yang turun secara maksimal.
4. Menjalankan Mobil
Injak pedal kopling lalu atur persneling ke gigi 1, kemudian perlahan lepaskan injakan kopling sambil perlahan menginjak pedal gas untuk menambah tenaga mesin. Anda harus memastikan bahwa RPM berada sedikit di atas angka nol dan proses ini dapat dilakukan dengan memperbesar kondisi gas, kemudian lepaskan kopling secara perlahan dengan menggunakan kaki kiri. Selanjutnya Anda tinggal memperbesar gas sedikit demi sedikit dan melepaskan kopling secara perlahan. Apabila telah melepaskan bagian kopling seluruhnya, silahkan Anda lakukan akselerasi secara normal.
5. Naik Turun Gigi
Sebelum Anda mengubah atau menggerakkan tuas persneling, pastikan menekan kopling secara penuh. Apabila kopling tidak Anda injak sepenuhnya, maka roda gigi akan bertabrakan dan akan membuat mobil menjadi tidak stabil. Selanjutnya Anda tinggal memindahkan tuas persneling ke gigi selanjutnya, lepaskan kopling lalu tambah kecepatan mobil. Untuk menurunkan gigi, Anda harus memindahkan gigi saat mobil dalam posisi melaju dan saat RPm sudah mulai menurun. Untuk memulai pergantian gigi, Anda bisa mengangkat kaki kiri yang menekan pedal gas dengan kopling. Angkat kaki Anda dari bagian pedal gas sedikit lebih cepat dibandingkan menekan kopling, hal ini akan menghindarkan mobil menggerung atau revving.
(HDZ)