Ukuran Bearing pada Motor

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap kendaraan mulai dari motor hingga sepeda pasti memiliki komponen yang biasa disebut dengan bearing. Bearing ini memiliki beberapa komponen di dalam rangkaiannya. Bentuknya bulat seperti cincin dan biasanya terdapat bola-bola kecil yang terbuat dari logam di sekeliling bulatan tersebut.
Dikutip dari situs Niagakita, bearing dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai bantalan, atau biasa disebut dengan istilah laher. Bearing merupakan sebuah komponen mekanik yang berfungsi untuk membatasi gerak relatif antara dua atau lebih komponen mesin agar selalu bergerak pada arah yang diinginkan.
Bearing menjaga poros (shaft) supaya selalu berputar pada sumbu porosnya atau menjaga suatu komponen yang bergerak linier agar selalu berada pada jalurnya. Bantalan harus cukup kuat untuk memungkinkan poros serta elemen mesin lainnya bekerja dengan baik. Bearing dipasang pada as roda dan di tempat-tempat yang berputar lainnya.
Bearing atau laher yaitu komponen untuk bantalan yang membantu mengurangi gesekan peralatan berputar pada poros/as. Bearing di mobil dipasang pada as roda dan di tempat-tempat yang berputar lainnya. Tujuan dari bantalan balock untuk mengurangi gesekan rotasi dan mendukung radial dan aksial beban.
Komponen pada Bearing
Seperti yang di tuliskan di atas jika bearing memiliki beberapa komponen di dalamnya. Untuk itu, secara umum bearing terdiri dari:
Dua buah ring atau cincin dengan jalur (raceway). Ada ring luar (outer ring) dan ring dalam (inner ring), yang berfungsi untuk menahan bola tetap berputar di tempat yang sama. Terbuat dari material keras, seperti baja atau chrome, yang kekuatannya mempengaruhi beban yang diterima dan masa pakainya. Keramik dan plastik juga kadang dipakai, walaupun lebih ringan, tetapi plastik bukan untuk bearing yang akan bekerja di temperatur dan tekanan tinggi.
Komponen yang berputar atau bergulir. Bisa berbentuk bola, roller atau silinder, cone atau needle yang keras. Bahan khusus seperti keramik dan plastik juga ada.
Cage atau sarang atau rumah. Fungsinya untuk menjaga bola/silinder pada tempatnya dan tidak saling bertabrakan atau bergesekan satu dengan yang lain.
Seal atau penutup. Ada yang pakai ada yang tidak, fungsinya untuk menutup agar pengotor tidak masuk ke dalam bearing, dan menjaga pelumas tetap bersih.
Ukuran Bearing pada Kendaraan Motor
Bearing memiliki ukuran yang berbeda-beda tergantung dari penggunaannya. Anda bisa melihat dari kode 4 digit bagian depan. Misalnya yaitu kode 6301. Kode tersebut bisa anda gunakan untuk membaca ukuran bearing atau laher. Cara bacanya yaitu:
6 adalah tipe bola bearing
3 adalah tebal bearing
01 adalah diameter bagian dalam
Pada bagian ukuran diameternya juga berbeda dan memiliki kode yang berbeda. Ada beberapa ukuran yang bisa anda tahu pada ukuran bearing, yaitu:
00 : diameter 10 mm
01 : diameter 12 mm
02 : diameter 15 mm
03 : diameter 17 mm
04 : diameter 20 mm
05 : diameter 25 mm
Jadi, bearing memiliki kode 6303 bertanda ukuran diameternya adalah 17 mm. Semua kode memiliki ukuran berdasarkan tipe kendaraan masing-masing.
(FOV)
