Entertainment
·
22 Juli 2021 19:40
·
waktu baca 3 menit

Undang Mantan Pegawai KPK dan Produser Watchdoc, PPI Turki Bedah Film Endgame

Konten ini diproduksi oleh PPI Turki
Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki adakan webinar khusus bedah film berjudul “The End Game” (Jumat, 16 Juli 2021) melalui aplikasi zoom. Dalam webinar tersebut turut hadir 3 pembicara dari berbagai kalangan. Pembicara pertama adalah Indra Jati (Produser Film The End Game/ Tim Watchdoc Documentary), Tri Artining Putri (Pegawai KPK yang tidak lulus TWK), dan Usamah Abdurrahman (Mahasiswa S2 Filosofi Islam Necmettin Erbakan University, Turki).
Undang Mantan Pegawai KPK dan Produser Watchdoc, PPI Turki Bedah Film Endgame (46190)
searchPerbesar
Dalam yang dipandu oleh Faiz Kasyfilham (Mahasiswa S2 Hubungan Internasional Istanbul University) berlangsung dari pukul 15.00-16.45 WIB terbagi 4 sesi. 3 sesi diisi oleh pembicara yang diundang hadir dalam acara webinar tersebut secara berurutan. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Webinar tersebut dihadiri peserta sebanyak 40 orang dari kalangan pelajar dari Indonesia dan Turki.
ADVERTISEMENT
Sesi pertama diisi oleh Mas Indra (sapaan Indra Jati). Dalam sesi ini Mas Indra menjelaskan latar belakang film The End Game KPK itu bermula. “Film ini adalah film yang bertemakan Advokasi KPK yang kita ambil dari wawancara kita Bersama 16 orang dari peserta Tes Wawancara Kebangsaan (TWK) yang dinyatakan tidak lulus pada beberapa pekan yang lalu”,ucap Mas Indra.
Dalam film yang berdurasi selama selama 1 jam 54 menit 53 detik tersebut membahas tentang apa yang terjadi di KPK akhir-akhir ini, termasuk Tes Wawancara Kebangsaan (TWK) yang beberapa pekan lalu sempat menuai kontraversi yang ramai di berbagai media.
Sesi berikutnya dialnjutkan dengan materi dari Mba Puput (sapaan akrab Tri Artining Putri). Menurut penjelasannya, TWK (singkatan Tes Wawancara Kebangsaan) yang dilaksanakan selama sebulan (dari 9 Maret-9 April 2021) ini, mengacu pada Tes Moderasi Kebangsaan yang seharusnya diadakan oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia). “TWK ini sebenernya diambil dari Tes Moderasi Kebangsaan yang seharusnya dilakukan oleh kalangan militer TNI”, ujar Mba Puput.
ADVERTISEMENT
Selain itu TWK juga mempunyai kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di dalam internal KPK. Seperti koordinasi antar Lembaga yang terkesan sedikit terburu-buru, tidak adanya transparansi informasi terkait TWK ini, hingga naskah soal tes yang diujikan yang mempertanyakan hal-hal yang bersifat kontroversial. Sehingga tes ini pun menuai kritik, penolakan, dan kecaman dari kalangan pegawai KPK.