4 Penyebab Guilt Complex yang tidak Boleh Disepelekan

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
3 Januari 2024 22:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Penyebab Guilt Complex. Sumber foto: unsplash.com/Kristina Tripkovic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Guilt Complex. Sumber foto: unsplash.com/Kristina Tripkovic
ADVERTISEMENT
Ada banyak istilah dalam kesehatan mental yang terkadang tidak diketahui oleh masyarakat, tetapi sering dialami. Salah satunya adalah guilt complex. Ada beberapa penyebab guilt complex yang sebenarnya tidak boleh disepelekan sama sekali.
ADVERTISEMENT
Pasalnya keadaan ini termasuk ke dalam gangguan mental yang bisa mengganggu kualitas hidup seseorang. Untuk lebih jelasnya simak dalam pembahasan berikut ini.

4 Penyebab Guilt Complex

Ilustrasi Penyebab Guilt Complex. Sumber foto: unsplash.com/Sydney Sims
Untuk mengetahui penyebab guilt complex maka harus tahu lebih dulu sebenarnya apa yang dimaksud dengan guilt complex.
Dikutip dari buku Dealing With Guilt karya Joe Cephus Bingham, (2018) guilt complex adalah kondisi yang membuat seseorang merasa bersalah secara berlebihan dan terus-menerus.
Hal ini bisa membuat mereka merasa cemas dan malu terhadap diri sendiri. Rasa bersalah digambarkan sebagai suatu emosi yang melibatkan evaluasi negatif kepada diri sendiri.
Kondisi ini umumnya disertai dengan perasaan tertekan dan gagal. Selain itu, kondisi ini juga bisa memicu keraguan, harga diri yang rendah, dan rasa malu terhadap diri sendiri. Ini juga bisa menimbulkan gejala fisik, seperti ketegangan otot, sakit perut, dan insomnia.
ADVERTISEMENT
Ada beberapa penyebab guilt complex yang terkadang tidak disadari oleh kebanyak orang, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Gangguan Kecemasan

Salah satu penyebab kondisi ini adalah gangguan kecemasan yang dimiliki. Orang dengan gangguan kecemasan akan cenderung memiliki pikiran yang negatif terhadap tindakan yang telah dilakukan.

2. Pengalaman Buruk Masa Kecil

Faktor lainnya yang menyebabkan orang masuk ke dalam kondisi seperti ini adalah pengalaman buruk yang dialami saat masih kecil. Misalnya sering mendapatkan tuduhan atau sering disalahkan oleh orang tua.

3. Budaya

Budaya juga bisa membuat seseorang merasakan selalu bersalah. Terutama saat melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma budaya, misalnya adalah berpakaian di tempat umum dan lain sebagainya.

4. Tekanan Sosial

Penyebab lainnya adalah tekanan sosial di mana seseorang yang mendapatkan tekanan sosial dari orang lain atau lingkungan bisa mengalami kondisi ini dan akan terus merasa bersalah.
ADVERTISEMENT
Itulah penjelasan mengenai apa itu guilt complex dan penyebab guilt complex. Jika mengalami kondisi ini, jangan ragu untuk meminta bantuan psikolog atau psikiater. (WWN)