Konten dari Pengguna

Plus Minus Menjalani Casual Relationship dengan Pasangan

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Casual Relationship adalah. Sumber: Pexels.com/fauxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Casual Relationship adalah. Sumber: Pexels.com/fauxels

Casual relationship merupakan salah satu jenis hubungan yang dapat terjadi antara dua manusia yang saling menyukai. Secara singkat, makna casual relationship adalah hubungan yang tidak memiliki ikatan pasti.

Beberapa orang kerap menyebut hubungan seperti itu dengan nama lain, yakni HTS (Hubungan Tanpa Status). Walaupun casual relationship tidak secara mutlak sama dengan HTS, keduanya tetap memiliki risiko yang mirip.

Definisi Casual Relationship

Ilustrasi Casual Relationship adalah. Sumber: Pexels.com/Katerina Holmes

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, arti dari casual relationship adalah hubungan kasual. Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, arti kasual itu sendiri adalah santai dan sederhana.

Berdasarkan terjemahan dan arti katanya, casual relationship dapat memiliki arti sebagai hubungan sederhana atau hubungan yang santai. Secara konsep, hubungan kasual itu memang tampak sederhana sekaligus santai.

Penampakan tersebut terjadi karena orang yang menjalin casual relationship umumnya ingin menjalin relasi baru tanpa membuat komitmen terlebih dahulu. Kondisi itulah yang membuat casual relationship tampak seperti Hubungan Tanpa Status (HTS).

Plus Minus Menjalani Casual Relationship

Ilustrasi Casual Relationship adalah. Sumber: Pexels.com/Katerina Holmes

Setiap orang memiliki hak untuk memilih tipe hubungan yang ingin dijalani bersama pasangan. Namun, setiap orang perlu mengetahui plus minus casual relationship sebelum terlanjur terjebak dalam hubungan tanpa komitmen atau ikatan itu.

A. Kelebihan Casual Relationship

  1. Momen untuk latihan berkencan secara serius sebab beberapa orang bisa saja mengalami trauma menjalin hubungan. Oleh karena itu, casual relationship dapat menjadi sarana berlatih sebelum diri siap membuat komitmen.

  2. Masing-masing pihak (diri sendiri dan pasangan) dapat belajar untuk memahami diri sendiri terlebih dahulu sebelum menjalin komitmen. Jika sudah siap berkomitmen, casual relationship pun dapat berubah menjadi hubungan dengan ikatan atau komitmen.

  3. Seseorang dapat menjalani hubungan baru tanpa tekanan sebab beberapa orang kerap merasa tertekan dengan adanya komitmen.

B. Kekurangan Casual Relationship

  1. Casual relationship memiliki risiko menjadi HTS. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang kehilangan kendali dan terus bertanya-tanya tentang keberlangsungan hubungannya dengan pasangan.

  2. Selain risiko HTS, hubungan kasual juga memiliki risiko ghosting. Mengutip dari Cinta di Segala Musim karya Tim Cinta Setara (2023: 34), ghosting dalam hubungan romantis artinya pasangan tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan atau keterangan.

  3. Kekurangan lain dari hubungan kasual adalah membuat perasaan menjadi tidak tenang. Pasalnya, ada banyak kemungkinan yang dapat terjadi dalam casual relationship, seperti berhenti (putus) secara sepihak, cemburu yang terpendam, dan sebagainya.

kumparan post embed

Demikian dapat dipahami bahwa casual relationship adalah jenis hubungan tanpa komitmen antara dua orang yang saling tertarik. Setiap orang perlu memahami plus minus hubungan tersebut agar tidak keliru dalam menentukan pilihan hidup. (AA)