kumparan
search-gray
Bola & Sports19 Mei 2020 16:17

MotoGP: Negosiasi Kontrak Dovizioso Mandek

Konten kiriman user
MotoGP: Negosiasi Kontrak Dovizioso Mandek (71977)
Andrea Dovizioso merayakan kemenangan di MotoGP Austria 2019. (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)
Negosiasi kontrak antara Ducati dan Andrea Dovizioso untuk musim 2021 masih mandek. Pasalnya, sang manajer mengonfirmasi bahwa belum ada proposal terkait bertahannya sang pebalap di musim 2021.
ADVERTISEMENT
Kontrak Dovizioso bersama Ducati akan berakhir pada akhir musim. Namun, diskusi mengenai kontrak barunya belum mencapai titik temu. Alasannya, Ducati tak mau mengeluarkan uang banyak di tengah krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Minggu-minggu ini banyak spekulasi mengenai kepindahan Dovizioso ke KTM musim 2021. Meski begitu, Pit Beirer selaku bos dari KTM mengatakan bahwa ia tetap akan mempertahankan empat pebalap mereka.
Manajer Dovizioso, Simone Battistella mengatakan pada Motorsport bahwa kliennya sampai saat ini tak punya proposal dari Ducati.
"Semua tergantung oleh pendekatan dari Ducati, dengan kata lainnya bayaran Andrea untuk musim depan. Bukannya betul, jika faktanya musim ini seri balap jadi 20 tapi nominal kontrak pebalap tak dinaikkan?" ujar Battistella.
ADVERTISEMENT
MotoGP: Negosiasi Kontrak Dovizioso Mandek (71978)
Andrea Dovizioso di MotoGP Jepang 2019 Foto: Toshifumi KITAMURA / AFP
Setelah enam kemenangannya di musim 2017 dan menjadi runner-up, Dovizioso mengalami kenaikan kontrak secara signifikan. Kontrak rival utama Marc Marquez dua musim terakhir ini naik dari awalnya hanya 1,5 juta euro (sekitar 24,1 miliar rupiah) menjadi 6 juta euro (sekitar 96,3 miliar rupiah).
Ducati sendiri menginginkan line-up mereka untuk musim 2021 sudah sah bulan depan. Kemungkinan Dovizioso akan berduet dengan Jack Miller untuk musim depan.
Jika seperti itu, masa depan dari Danilo Petrucci jelas jadi pertanyaaan. Petrucci sebelumnya dirumorkan akan pindah ke SuperBike bersama Ducati.
Meski begitu, ia cukup optimistis mengenai masa depannya di Ducati Corse ketika diwawancara oleh Motorsport.
"Saya belum berpikir sampai situ, lagipula proposalnya belum ke saya. Meski begitu, saya berpikir saya punya kemampuan untuk bisa memenangi balapan di MotoGP, meski bukan jadi juara dunia. Jelas saya mau terus bersaing di MotoGP, tapi kalau bukan dengan motor yang kompetitif mungkin saya akan pindah ke Superbike," kata Petrucci.
ADVERTISEMENT
Baginya, ia mau mencoba fokus terlebih dulu di MotoGP. Jika gagal, setidaknya ia punya alternatif lain.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white