Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Beragam Cara Unik di TPS Kabupaten Dompu, NTB

Anggota KPPS menggunakan pakaian adat daerah untuk mengurangi ketegangan pemilu. Foto: Ilyas Yasin/Info Dompu

Info Dompu - Beragam cara dilakukan untuk memberikan kesan segar dan ceria terhadap pelaksanaan pesta demokrasi yang digelar serentak, Sabtu 17 April 2019. Saat pemilu dilakukan di seluruh tempat di Negara ini, suasana pesta demokrasi ini bisa dirasai memiliki ketegangan karena ini menjadi sorotan terhadap kinerja penyelenggara Pemilu, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) misalnya, mereka menempuh cara-cara yang tergolong unik untuk meraih perhatian masyarakat. Di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8 Dusun Restu Desa Tembalae Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu NTB misalnya, sejak Selasa sore (16/4) menjelang pemungutan suara KPPS menyetel lagu rawa biola melalui pengeras suara. Pengeras suara itu dipasang di atas tenda sederhana yang mereka bangun.

Di TPS 6 Dusun Wera Desa Lepadi Kecamatan Pajo, para personel KPPS memakai seragam batik. Bagi laki-laki, bawahan memakai celana panjang yang dililit kain nggoli setinggi lutut dan topi tradisional ta’a yang terbuat dari anyaman batang rotan. Sedangkan bagi anggota perempuan bawahan memakai rok biasa dan berjilbab.

TPS Desa Jambu Kecamatan Pajo, Dompu, NTB

Tapi cara lebih unik dilakukan di TPS 3 Dusun Kamama Desa Jambu Kecamatan Pajo baik pada kostum KPPS maupun pada TPS-nya. TPS 3 ini hanya berjarak beberapa puluh meter dari pantai dan tambak warga. Sebagian besar warga desa ini berprofesi sebagai nelayan. Pada pintu masuk TPS terdapat beberapa properti khas nelayan seperti miniatur perahu, jala, dan caping. Lalu di tengah bangunan tenda terdapat beberapa hasil bumi yang dipajang seperti batang tebu, papaya mengkal, labu, biji bengkoang, satu tandan pisang masak, dan satu ikat buah jagung yang sudah dikupas.

Menurut Ketua KPPS Umar Karim (49), pemasangan hasil bumi tersebut untuk memberi pesan bahwa warga desanya, selain sebagai nelayan juga sebagai petani.

“Tidak semua warga di sini nelayan. Sebagian lagi sebagai petani,” ujarya saat dihubungi via ponsel Kamis (18/4).

Sementara itu, dari tujuh orang petugas KPPS lima diantaranya perempuan berbusana adat Dompu. Mereka tampak anggun dengan dandanan unik baik di bagian penerimaan surat panggilan di pintu masuk, petugas yang membacakan nama pemilih, penjaga peti hingga di bagian pintu keluar. Petugas perempuan memakai bawahan berupa kain sarung tradisional nggoli, sedangkan atasan menggunakan baju berenda berwarna menyala. Di atas kepala terpasang bandul seperti mahkota yang dipakai puteri kerajaan. Sedangkan dua KPPS pria berbusana tradisional khas Melayu: Bawahan memakai celana panjang yang dibalut kain nggoli selutut, baju lengan panjang berwarna ungu dan memakai topi khas seperti pasukan kerajaan. Hanya bagian pengamanan TPS yang berbusana Hansip (Pertahanan Sipil) berwarna hijau daun.

Umar menjelaskan, pihaknya sengaja mendesain TPS dan kostum unik untuk menarik perhatian warga sekaligus memberikan suasana segar. Siti Hawa (43), anggota KPPS lainnya menjelaskan, dengan cara tersebut pihaknya berharap pemilih bersemangat datang untuk memberikan hak suaranya.

“Kami juga mendesain warna taplak meja lima peti suara sesuai peruntukkannya agar menarik dan memudahkan pemilih saat memasukkan surat suara,” ujarnya via ponsel Kamis (18/4). Menjawab pertanyaan media ini, Siti Hawa menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan kostum tersebut dengan cara menyewa.

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap yang ditempel di bagian luar TPS terdapat 246 pemilih yang menggunakan hak pilihnya di TPS ini.

-

Penulis: Ilyas Yasin

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33