kumparan
13 April 2019 14:30

Geopark Tambora dan Taman Nasional, Apa Bedanya?

20190411_071028.jpg
Savana di Kaki Gunung Tambora. Foto: Info Dompu
Info Dompu - Geopark Tambora adalah taman bumi yang memiliki unsur geologi, biologi, dan culture. Gunung yang pernah meletus dahsyat tahun 1815 ini memiliki ketiga unsur tersebut, sehingga diakui keberadaannya secara nasional pada 17 November 2017.
ADVERTISEMENT
Di Tambora ada 9 hal yang masuk ke dalam kawasan geopark, beberapa di antaranya ada di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Situs Dorobente, Geosite Sarae Nduha, dan Geosite Pulau Satonda.
Amirul Mukminin (28) salah satu perwakilan Geopark Tambora pada Festival Geopark Tambora I (11/4) mengatakan bahwa geopark memiliki tiga konsep yaitu konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
20190411_090439.jpg
Papan nama Geosite Sarae Nduha. Foto: Info Dompu
Ditanya mengenai perbedaan antara geopark dengan taman nasional, Amirul mengatakan bahwa geopark dengan taman nasional memiliki bentuk pengelolaan yang hampir sama, yang berbeda bahwa taman nasional melakukan konservasi dan bertanggung jawab untuk melakukan usaha-usaha untuk membuat program konservasi menjadi lancar.
"Taman nasional melakukan konservasi dengan pemberdayaan masyarakat, terutama melakukan penguatan ekonomi agar tidak ada lagi perusakan hutan, perburuan liar, dan yang lainnya. Sementara program geopark harus memiliki konsep dan salah satu syarat dalam pengelolaan harus ada konservasi dan pemberdayaan masyarakat" ujarnya saat ditemui di geosite Sarae Nduha.
ADVERTISEMENT
Ia juga menyebutkan tidak hanya Geopark dan Taman Nasional yang berperan dalam pengelolaan kawasan Tambora ini melainkan ada juga KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di setiap wilayah di NTB, Dinas ESDM, dan dinas atau lembaga lainnya.
"Semuanya punya semangat yang sama untuk membuat Tambora lebih baik lagi ke depannya" ujar Amirul.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan