kumparan
16 April 2019 23:55

Khawatirkan Cuaca, Bawaslu Dompu Akui Politik Uang Masih Ada

LOGISTIK YG AKAN DI DROPING (3).jpg
Kotak Surat Suara untuk Pemilu 2019 Kabupaten Dompu. Foto: Syatriadin Yosan/Info Dompu
Info Dompu - Pesta demokrasi berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia, Rabu 17 April 2019. Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) harus bekerja aktif di lapangan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran saat pesta demokrasi nanti.
ADVERTISEMENT
Ketua Komisioner Bawaslu Kabupaten Dompu, Irwan kepada Info Dompu menyatakan pengawasan sudah dilakukan selama sebulan sebelum pemilu akan dilakukan (16/4). Dibanding yang dilakukan dalam sebulan, Irwan juga mengatakan bahwa kini pengawasan masih diperketat terutama pada Panwaslu tingkat Kelurahan dan Desa.
“Mudahan pada pesta demokrasi kali ini tidak ada pelanggaran yang ditemukan,” harapnya.
Ia juga mengatakan sampai sejauh ini pengawasan yang dilakukan memiliki beberapa kendala seperti cuaca yang tidak menentu. Sebelumnya kata dia, di Kecamatan Kempo, sempat terjadi kerusakan logistik karena disiram hujan. Kendati demikian, hal itu sudah dilakukan perbaikan.
“Hanya basah dan penyot sedikit, setelah dijemur sudah baik lagi,” terangnya.
Pengawasan tanggal 14 April 2019 lanjutnya, dilakukan pada beberapa daerah yang jauh seperti Kecamatan Pekat, Kecamatan Manggelewa dan Kecamatan Hu’u. Salah satu yang tak luput dari pengawasan Bawaslu adalah untuk pengawasan di Desa Nisa, karena Desa ini merupakan Desa yang harus menyeberang lautan, pengawasan diperketat. Sebab disana dikhawatirkan ada pelanggaran karena jauh dari lokasi Kecamatan.
IMG20190416121450.jpg
Proses pengangkutan logistik KPU Dompu. Foto: Info Dompu
Menurutnya, selama dalam pengawasan banyak sekali kendala yang terjadi. Meski demikian kendala-kendala masih bisa diatasi dengan berkoordinasi dengan KPU.
ADVERTISEMENT
“Kendala hanya pada cuaca saja,” tegasnya sembari mengatakan sempat menghimbau kepada beberapa penyelenggara agar pemasangan TPS dilakukan di halaman sekolah atau kantor yang bisa dijadikan pengamanan logistik saat hujan turun.
Namun, sebagai Bawaslu Koordinator Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Dompu, Swastari, mengakui sampai sejauh ini politik uang tetap terjadi di lapangan.
Swastari mengakui, hingga saat ini kendala pihak Bawaslu adalah belum bisa menemukan barang bukti uang sebagai politik uang. Ia mengatak di H-1 Pemilu patroli dari Bawaslu masih tetap berjalan tiga kali sehari dengan pengawas Kecamatan.
“Jika ada pelanggaran, kami tetap akan lakukan pencegahan politik uang itu,” pungkas Swastari.
-
Penulis: Syatriadin Yosan
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan