kumparan
11 September 2019 21:13

Pemuda Dompu Masuk Nominasi Pelopor Nasional

Steken, Pemuda Asal Dompu yang jadi Nominator Pemuda Pelopor Nasional. Foto: Dokumentasi Info Dompu
Info Dompu – Tim fact finding yang merupakan tim verifikasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah sampai di Dompu, NTB pada Selasa (10/9). Mereka datang untuk program Pemilihan Pemuda Pelopor 2019, seorang pemuda Dompu masuk dalam kategori untuk nominasi untuk menerima penghargaan dalam program tersebut.
ADVERTISEMENT
Adalah Ramlin (28), warga Desa Wawonduru yang telah berhasil mengubah desanya yang kumuh menjadi hijau nan asri dengan berbagai inovasi seperti halnya mengajak warga setempat untuk bekerja sama mengubah wajah lusuh perkampungan dengan dipagari, kemudian di cat warna-warni dan pekarangan rumah warga ditanami beragam sayur mayur. Pemuda yang akrab disapa Steken tersebut juga melakukan koordinasi lintas sektor termasuk berkolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah.
Pemuda pelopor merupakan program dari Kemenpora sebagai bentuk dukungan dan partisipasi pemerintah untuk mendukung pemuda di setiap daerah di Indonesia. Para pemuda yang akan terpilih menjadi pemuda pelopor ini adalah mereka yang memiliki pengaruh besar dalam perubahan daerah, serta mendedikasikan dirinya untuk masyarakat dan membawa perubahan.
ADVERTISEMENT
Pemilihan pemuda pelopor dilakukan terlebih dahulu seleksi tingkat kecamatan, kabupaten sampai dengan provinsi. Irfan Hasibuan sebagai salah satu tim fact finding mengatakan bahwa ia dan timnya datang untuk melihat kegiatan yang dilakukan oleh Steken di lapangan, juga menemui masyarakat setempat untuk meminta tanggapan mereka terkait nominator pemuda pelopor tersebut.
Tim fact finding Pemuda Pelopor Nasional saat berkunjung ke Dompu. Foto: Nuril Qomariah/Info Dompu
Pada kesempatan tersebut juga, tim fact finding telah menilai langsung paparan atau presentasi Steken terkait perubahan yang ia lakukan di desanya. Steken merupakan pemuda yang memprakarsai perubahan pada Desa Wawonduru dan memiliki kesempatan untuk menunjukan perubahan tersebut kepada tim penilai.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat desa, kepala desa dan jajaran, Camat Woja, dan pemerintah Kabupaten Dompu, juga mitra kolaborasi Steken.
ADVERTISEMENT
Pada presentasinya Steken mengatakan "awalnya desa Wawonduru sangatlah kumuh, dan sering menjadi kawasan rawan banjir. Maka dari itu saya bertekad bergerak untuk mengubah pola pikir masyarakat dan pemuda menjadikan desa ini menjadi desa yang dapat diteladani. Kemauan yang besar dalam diri saya telah menjadi semangat yang begitu besar dalam membawa perubahan Desa Wawonduru ini," terangnya di depan tim fact finding yang hadir.
-
Nuril Qomariah
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan