kumparan
19 Sep 2019 23:15 WIB

Gerakan Melawan Asap Buka Donasi dan Infokan Rumah Oksigen di Kalteng

Kebakaran Hutan Kebakaran lahan gambut dan hutan di Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
InfoPBUN, PALANGKA RAYA - Rasa prihatin terhadap kondisi udara yang tercemar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Tengah (Kalteng), mendorong Febrianto Budiman bersama relawan lainnya bergerak melawan sesegera mungkin. Mereka tergabung menjadi relawan Gerakan Melawan Asap.   
ADVERTISEMENT
Menurut Febri, ia dan rekan-rekan admin media sosial yang berbasis di Kalteng, serta relawan mandiri, menginisasi gerakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena Kalteng yang tengah diselimuti kabut asap.
"Ada masyarakat di luar yang ingin membantu tapi tidak tahu caranya. Ini kan admin medsos kan followers-nya banyak. Nah, ini bisa membantu kita dalam menyebarkan gerakan kepedulian," ujar Febri saat dihubungi via telepon, Kamis (19/9).
Melalui gerakan ini, lanjut Febri, para relawan yang tergabung dari 14 Kabupaten/Kota se-Kalteng bisa berkomunikasi terkait apa yang dibutuhkan di tiap daerah.
"Nantinya akan ada teman-teman dari luar kota (Kalteng) yang membantu berupa barang seperti masker, vitamin dan lain-lain. Nah, kita selalu berkomunikasi dengan teman-teman yang tergabung di dalam gerakan ini, paling cepat lewat apa nanti barang dikirim," lanjut Febri.
ADVERTISEMENT
Gerakan Melawan Asap juga mengkampanyekan kepada masyarakat titik rumah oksigen yang tersebar di Kalimantan Tengah. Juga nantinya melalui video yang dibuat agar bisa mengedukasi masyarakat bagaimana secara mandiri mengatasi agar rumah bebas asap.
Febri berharap melalui gerakan ini, lebih banyak masyarakat yang peduli, membantu, dan memberi support kepada kawan-kawan di lapangan. (Fiyya)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan