Pencarian populer

Ini Alasan Kenapa Perempuan Harus Mandiri Secara Finansial

Ilustrasi (Foto: Pinterest)

InfoPBUN - Saat ini, generasi milenials dituntut untuk bisa mandiri secara finansial. Perubahan zaman yang seolah berlari begitu kencang, membuat kita harus pintar-pintar memenuhi berbagai tuntutan hidup. Tak terkecuali perempuan. Perempuan punya kesempatan yang sama untuk bisa berkarya dan bekerja. Bukan apa-apa, tak ada yang pernah tahu bagaimana garis hidup menuntun kita melangkah bukan? Perempuan masa kini pun harus berani mandiri secara finansial. Jadi perempuan itu harus berdiri di atas kaki sendiri, ini alasannya.

Mampu bangkit jika terjadi musibah atau masalah internal

Tak ada yang ingin musibah atau masalah menimpa dirinya. Tapi kita tak pernah tahu bagaimana Tuhan merancang tiap lembaran hidup kita. Jika suatu hari terjadi musibah atau masalah dalam keluarga, perempuan yang bisa mandiri secara finansial akan mampu bangkit. Mengapa? Karena ia tidak bergantung pada orang lain dan mampu menyelesaikan masalah dengan solusi nyata.

Menumbuhkan rasa percaya diri

Siapapun ingin dihargai peranannya dalam keluarga dan masyarakat. Dengan mandiri secara finansial,  perempuan akan terdorong rasa percaya dirinya karena ia merasa berdaya. Tak peduli seberapa pun penghasilannya, asalkan mampu menghasilkan pendapatan sendiri tentu akan terasa lebih bangga bukan?

Kamu bisa menjadi contoh bagi orang lain atau lingkungan sekitar

Perempuan yang berdaya, pastinya punya sifat-sifat yang patut diteladani. Misalnya, pekerja keras, ulet, gigih dan telaten. Sifat-sifat baik ini akan menjadi contoh bagi perempuan-perempuan di sekitarnya. Tak perlu menunggu jadi sosok yang dikenal banyak orang untuk memberikan inspirasi. Kamu dan pengalaman hidupmu pun bisa.

Sadar bahwa investasi itu penting

Wanita yang mandiri secara  finansial bukan hanya menyisihkan uangnya untuk ditabung, tapi juga menyimpannya dalam bentuk investasi. Ada banyak pilihan investasi yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan untuk menyiapkan masa depan Anda. Mulai dari yang berbentuk emas dan properti, hingga deposito, saham reksadana, dan lain-lain. (Fiyya)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57