kumparan
search-gray
News29 Oktober 2019 21:00

Mantan Dirut PDAM Bayar Kerugian Negara Dengan Mencicil

Konten Redaksi Infopbun
Mantan Dirut PDAM Bayar Kerugian Negara Dengan Mencicil (464504)
Kasidik Kejati Kalteng Rahmat Isnaini saat menerangkan tengang progres dari proses hukum kasus korupsi dana penyertaan modal PDAM Kabupaten Kapuas, Selasa 29 Oktober 2019.(Foto:Arnoldus)
InfoPBUN, PALANGKA RAYA - Tersangka kasus korupsi dana penyertaan modal tahun 2016 hingga 2018 di PDAM Kabupaten Kapuas, Widodo sudah mulai membayar kerugian negara dengan cara mencicil. Pembayaran yang dititipkan melalui Kejaksaan Tinggi Kalteng tersebut dilakukan meskipun belum ada kepastian kerugian negara.
ADVERTISEMENT
"Soalnya masih menunggu aset klien saya terjual, yang terpenting ia berencana akan mengembalikan uang tersebut dengan full atas yang sudah digunakannya selama ini," jelas Heri Setiawan selaku Pengacara tersangka Widodo, Selasa 29 Oktober 2019.
"Yang sudah klien saya bayar bayar itu sebesar 30juta rupiah," tambahnya.
Selain itu, Heri optimis bahwa kasus ini akan menemui titik terang jika semua pihak termasuk kliennya selalu kooperatif.
"Klien saya pasti selalu kooperatif dan terus menjalani kasus ini dengan apa adanya," pungkasnya.
Sementara itu Kasidik Kejati Kalteng, Rahmat Isnaini saat dikonfirmasi mengatakan pembayaran uang kerugian negara oleh tersangka Widodo sangat diapresiasi. Meskipun demikian sampai saat ini pihak Kejati masih melakukan perhitungan kerugian keuangan negara.
ADVERTISEMENT
"Untuk kerugian negaranya masih terus kami hitung, tetapi tersangka sudah mulai membayar kerugian negara hari ini sebesar 30juta rupiah," ujar Kasidik Kejati Kalteng.
Berkaitan dengan progres penangan kasus ini, pihak Kejati sudah memanggil lebih dari 20 orang saksi. Baik dari kalangan PDAM dan ASN Pemkab Kapuas.
"Dari sekitar 30 orang saksi, yang sudah dipanggil dan diperiksa sudah 21 orang," ujarnya.
"Pegawai PDAM berinisial EAS, honorer Pemda Bagian Rumah Tangga HB, honorer Pemda KA dan ASN Pemda EP pun sudah kami panggil pada hari ini," tambahnya.
Selain saksi dari internal PDAM dan ASN Pemda Kapuas, Kejati juga sudah memanggil sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kapuas yang berkaitan langsung dengan persoalan ini.
ADVERTISEMENT
"Senin ini pun kami sudah memanggil mantan Ketua Komisi II DPRD Kapuas berinisial MM dan mantan Anggota Komisi II," tutupnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white