News
·
26 November 2020 9:47

Plt Direktur RS Murjani Sampit Meninggal Dunia, Hasil Swab-nya Negatif

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN

Almarhum Akan Dimakamkan di Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

Plt Direktur RS Murjani Sampit Meninggal Dunia, Hasil Swab-nya Negatif (555041)
Almarhum dr Febby Yudha Herlambang ketika masih hidup.
SAMPIT-Kabar duka datang dari Sampit, Kalimantan Tengah, Rabu (25/11). Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr Murjani Sampit, dr Febby Yudha Herlambang dinyatakan meninggal dunia di RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
"Ya betul. Kita menerima kabar duka bahwa teman, sahabat kita yakni dr Yudha telah berpulang ke rahmatullah," ujar Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kotim, Multazam.
Meninggalnya salah satu pejuang COVID-19 tersebut bukan karena Corona. Pemeriksaan Swab yang dilakukan sebanyak 2 kali hasilnya negatif.
"Hasil dari pengujian laboratorium dan tadi malam juga kami komunikasi dengan Kadiskes bahwa almarhum hasil swab dua kali di rumah sakit Polri dinyatakan negatif COVID-19," terangnya.
Selain itu, berdasarkan informasi yang beredar berupa surat keterangan dari laboratorium menyatakan bahwa almarhum dinyatakan negatif Corona.
"Kami mohon doa untuk dokter Febby Yudha Herlambang. Akan tetapi jangan menyebarkan foto beliau selama dirawat. Karena berdasarkan hasil laboratorium yang kami terima, beliau dinyatakan negatif COVID-19," pinta salah seorang yang mewakili keluarga almarhum.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, pemakaman jenazah almarhum, informasinya akan dimakamkan di Sampit.
Kepergian dr Yudha tentu menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kotim. Sosok yang dipercayakan menjadi Plt Direktur RSUD Murjani Sampit ini terkenal baik dan memiliki dedikasi yang tinggi dalam pelayanan dibidang kesehatan.
Dipercayakan sebagai Plt Direktur RSUD Sampit pada saat situasi pandemi seperti saat ini tentu menjadi pengalaman terbesar yang dialami. Sebagai orang muda beliau mampu memimpin RS Daerah yang menjadi tumpuan utama dalam penanganan pasien Corona di Kotim dan beberapa Kabupaten tetangga.