Polda Kalteng Tangkap Bandar Narkoba di Barito Utara

Konten Media Partner
11 November 2021 20:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polda Kalteng Tangkap Bandar Narkoba di Barito Utara (308901)
zoom-in-whitePerbesar
Penangkapan bandar narkotika di Muara Teweh oleh Polda Kalteng.
PALANGKA RAYA-Polda Kalteng berhasil mengamankan bandar narkotika jenis sabu di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.
ADVERTISEMENT
Pria berinisial D tersebut diamankan bersama barang bukti sebanyak 100 gram narkoba jenis sabu.
Kasubdit III Resnarkoba Polda Kalteng AKBP Rony yang memimpin tim gabungan Resnarkoba membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Penangkapan pelaku karena adanya informasi dari masyarakat bahwa kerap terjadi peredaran narkotika yang bandarnya adalah pelaku.
Sementara itu, dalam operasi yang sama, petugas juga mengamankan dua pelaku lainnya inisial H dan SYH. Keduanya diduga anak buah dari pelaku D. Kedua orang ini, diamankan saat berada di Jalan Temanggung Suropati, Rt.12, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Untuk dua pelaku yakni H dan SYH kasusnya ditangani Satresnarkoba Polres Barut. Sementara bandar besar berinisial D ditagani oleh Ditresnarkoba Polda Kalteng. Barang bukti yang diamankan cukup besar seberat, lebih dari 100 gram sabu-sabu” ujar Kasatnarkoba Polres Barito Utara dalam rilis resmi yang diterima awak media, Rabu (10/11).
ADVERTISEMENT
Dikatakannya juga, tiga sekawan tersebut merupakan satu jaringan dalam bisnis narkoba. SYH dan H berperan selaku kurir alias pengedar. Sementara D merupakan bandar.
Dari H, petugas menemukan satu buah dompet tempat headset yang didalamnya berisi satu buah plastik klip kecil berisi sabu-sabu yang ditemukan dalam kantong celana.Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 paket plastik sabu seberat 0,79 gram. Sementara dari SYH, petugas menemukan sebuah paket plastik klip berisikan shabu berat 0,81.
“Kepada H dan STY, kami menjeratnya dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.
Sedangkan tersangka D, karena ditemukan bukti lebih dari 5 gram dijerat pasal 114 ayat (2) UU no 23 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara diatas 12 tahun.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020