News
·
19 Januari 2021 21:55

Polres Lamandau Gagalkan Peredaran Narkoba 1,7 Kg di Kalteng

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN
Polres Lamandau Gagalkan Peredaran Narkoba 1,7 Kg di Kalteng (39512)
Barang bukti narkoba saat ditunjuk oleh Kapolres Lamandau bersama jajaran di Mapolres Lamandau, Selasa (19/1). (FOTO: Dok. Polres Lamandau).
NANGA BULIK-Satuan Reserse Narkoba(Satresnarkoba) Polres Lamandau, Polda Kalimantan Tengah, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 1,7 kg lebih yang dibawa dari Kalimantan Barat, Minggu (17/1).
ADVERTISEMENT
Narkotika yang dibawa oleh tersangka Hariyanto dari Pontianak, Kalimantan Barat melintasi jalan lintas Trans Kalimantan tersebut rencananya akan diedarkan di Kalimantan Tengah.
Kapolres Lamandau, AKBP Arif Budi Purnomo mengatakan pengungkapan kasus peredaran barang haram tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa akan ada sabu dari Kalbar dibawa ke Kalteng oleh Hariyanto dengan menggunakan kendaraan roda 4.
“Berdasarkan informasi dari warga kita langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya melakukan penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu sedang melintasi Jalan Lintas Trans Kalimantan KM.18 Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau,” ujar Arif, Selasa (19/1).
Saat dilakukan penangkapan, ditemukan 9 bungkus plastik yang diduga sabu-sabu seberat 1,774,95 gram yang disimpan pelaku di bagian kursi depan bagian kanan tepatnya di dalam jok kursi. Jika diuangkan, sabu tersebut seharga Rp 3 Miliar.
ADVERTISEMENT
“Kita juga mengamankan satu buah bong atau alat hisap yang terbuat dari botol minuman dan dua buah pipet, dua buah korek api dan satu bungkus rokok yang didalamnya ada narkotika jenis shabu dalam kemasan plastic,” ujarnya.
Saat ini tersangka bersama barang bukti narkoba dan juga mobil merk Mazda berwarna abu-abu sudah diamankan di Mapolres Lamandau untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, pada tempat yang sama, tim Satresnarkoba juga mengamankan 4 orang tersangka yakni Karto (50), Dales (61), Sugianto (49), dan Sundana (51) serta barang bukti narkoba jenis shabu seberat 29,98 gram.
"Dari 4 tersangka tersebut kita amankan barang bukti shabu yang dibungkus dua plastik cetik seberat 29,98 gram, 4 buah handphone, satu STNK dan 1 unit kendaraan roda 4 merk Calya warna merah,"sebutnya.
ADVERTISEMENT
Kapolres menambahkan ke 5 tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau seumur hidup dan minimal 6 tahun penjara dan atau denda 10 miliar.