kumparan
27 November 2019 9:53

Pria di Kalteng Cekik dan Pukul Istri karena Ditolak Minta Antar Kerja

20191127_094941.jpg
Pelaku saat dimaankan di Mapolres Kobar. (Foto: Polres Kobar)
InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT - Seorang pria pegawai swasta berinisial AE (37) warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, diamankan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar), pukul 09.30 WIB, Selasa (26/11).
ADVERTISEMENT
Pelaku diamankan Polres Kobar lantaran melakukan pemukulan pukul 07.00 WIB, Selasa (26/11), terhadap seorang perempuan berinisial SK (43) yang adalah istrinya sendiri.
"Motif tersangka melakukan pemukulan terhadap istrinya akibat emosi lantaran permintaan tersangka untuk diantarkan ke tempat kerja ditolak oleh korban dengan alasan sedang mengurus pekerjaan rumah," ujar Kasatreskrim AKP Tri Wibowo, Rabu (27/11).
Tersangka yang emosi, lanjut Tri, lantas memukul korban menggunakan kursi plastik di bagian kaki sebelah kiri, kemudian pelaku mencekik leher korban setelah itu memukul kepala korban menggunakan helm dan memukul punggung korban menggunakan tangan kosong.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan sakit di area yang terkena pukulan. "Saat ini korban sudah kita lakukan visum dan pemeriksaan lanjutan," tandasnya
ADVERTISEMENT
Saat ini pelaku sudah diamankan Polres Kobar guna pemeriksaan lebih lanjut. Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta.
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan. Foto: Pixabay
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan