News
·
23 Januari 2021 14:57

Tak Terima Dipecat, 4 Buruh Perkebunan Sawit di Lamandau Keroyok Atasannya

Konten ini diproduksi oleh InfoPBUN
Tak Terima Dipecat, 4 Buruh Perkebunan Sawit di Lamandau Keroyok Atasannya (12201)
Empat pelaku pengeroyokan di salah satu Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Lamandau saat di Kantor Polisi.
NANGA BULIK-4 orang karyawan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah harus berurusan dengan polisi karena terlibat kasus pengeroyokan atau penganiayaan terhadap salah satu atasannya.
ADVERTISEMENT
Pengeroyokan terhadap korban LN(31) tersebut dilakukan oleh 4 orang pelaku bernama Jefrianus, Yupiter Pundu, Vester dan Alkidius Nabu pada Rabu (20/1) di kompleks perumahan Karyawan yang terletak di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan lamandau.
Kapolsek Lamandau Ipda Herman Panjaitan saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut dan sedang ditangani oleh pihak kepolisian.
“Iya benar mas, sedang kita tangani,” ujar Herman, Sabtu (23/1).
Berkaitan dengan kronolosi kejadian, Kapolsek menerangkan bahwa pada Rabu 20 Januari 2021 sekitar pukul 05.00 WIB, korban mengambil apel pagi untuk menyampaikan temuan pada hari Selasa tentang panen dan memberikan teguran terhadap semua karyawan panen . Saat itu salah satu karyawan yaitu Jefrianus Soe menjawab dengan nada tinggi.
“setelah itu korban menanyakan kenapa menjawab dengan nada membentak dan Jefrianus Soe menjawab “Kan Bapak Tanya Maka Saya Jawab” ,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Merasa tidak terima karena salah satu pelaku menjawab dengan nada tinggi, korban akhirnya memerintahkan kepada mandor untuk memecat pria tersebut. Merasa tersinggung dan tidak terima dipecat,pelaku bernama Jefrianus langsung memukul dan menedang korban.
“Korban sempat belari berupaya menyelamatkan diri , namun datang beberapa pelaku lain seperti Yupiter Pandu, Vester dan Alkidius Nabu untuk mengeroyok, memukul dan menendang,” ungkapnya.
Akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami sejumlah luka luka gores pada bahu kiri, perut sebelah kiri dan luka pada lutut. Korban diselamatkan dari kejaran pelaku oleh sejumlah karyawan lain.
“Setelah dianiaya, korban langsung melaporkan kepada SPKT Polsek Lamandau. Saat itu juga kita langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi di TKP,” tutupnya.
ADVERTISEMENT