Pencarian populer

Terkendala Cuaca, Pencarian Nelayan Kubu Dilanjutkan Besok

Tim Sar Gabungan melakukan pencarian korban hilang di Tanjung Rema (Foto: BPBD Kobar)

InfoPBUN, KOTAWARINGIN BARAT - Tim Sar Gabungan terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar), Basarnas Pangkalan Bun, TNI AL, Polair Polres Kobar, KSOP Kumai serta warga Desa Kubu, melakukan pencarian korban hilang tenggelam di Tanjung Rema, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar, Senin (01/4) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban Mahlan (67) warga jalan Bahagia, RT06, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kobar dikabarkan hilang saat mencari udang di sekitar Tanjung Rema, 30 kilometer dari pantai Kubu, Minggu (31/3) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kasatpolair Polres Kobar Iptu Herbet Simanjuntak menuturkan, pencarian korban Mahlan bersama Tim Sar gabungan dengan cara menyisir sepanjang pantai Tanjung Rema dan sekitarnya. Namun hingga sore hari, Senin (1/4) belum membuahkan hasil.

"Kegiatan direncanakan untuk dilanjutkan besok, mengingat cuaca hujan dan ombak yang tidak mendukung kegiatan pencarian," ujar Herbet, Senin (1/4) kepada InfoPBUN.

Herbet menerangkan, korban diketahui berangkat sendirian menggunakan perahu pada pagi hari Minggu (31/3) untuk menjaring udang di sekitar Tanjung Rema. Saksi Wahid (54) rekan korban yang kebetulan sedang mencari ikan di Tanjung Rema menemukan kelotok milik Mahlan dalam keadaan tenggelam sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kemudian saksi kembali dan memberi tahu keluarga korban, dan kita lakukan pencarian," tandasnnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kobar Petrus Riendra melalui Kasi Pencegahan BPBD Kobar Pahrul Laji menyampaikan Tim Sar gabungan dan warga sekitar masih terus berusaha melakukan pencarian korban hilang di Tanjung Rema. Pencarian korban dilakukan hingga radius 2 hingga 3 kilometer dari lokasi kelotok korban ditemukan tenggelam.

Lokasi korban hilang

"Pencarian terkendala cuaca yang sampai saat sore hari masih turun hujan dan arus cukup deras, sehingga menyulitkan tim lapangan melakukan operasi," tuturnya.

Tim Sar gabungan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian korban. "Pos lapangan berada di Desa Kubu, yang sampai saat ini kita dirikan untuk memudahkan koordinasi di lapangan. Kami berharap semoga korban segera ditemukan, mengingat sudah 24 jam lebih kejadian korban dilaporkan hilang dan doakan teman-teman di lapangan tetap diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas," pungkasnya. (Joko Hardyono)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.32