kumparan
search-gray
Bisnis16 Mei 2020 20:24

Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi

IMG_2522.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Ramah tamah Wildhan Dewayana (kiri), Direktur Utama IZI dan Yuwono Waluyo (kanan), Direktur Utama Bank Mega Syariah. Dok. IZI
JAKARTA, IZI – Bagi Meri, pedagang kaki lima yang tinggal di Jalan Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur, bantuan yang diberikan oleh Bank Mega Syariah dan Inisiatif Zakat Indonesia telah membantunya terlepas dari jeratan rentenir.
ADVERTISEMENT
“Saya sempat ke rentenir. Tapi anak saya ingatkan saya agar jauhi mereka karena tidak ada untung dan berkahnya. Saya coba untuk tidak lagi berhutang pada rentenir itu, lalu datang kabar pembagian gerobak usaha gratis dari IZI dan Bank Mega Syariah,” kisah Meri kepada Tim IZI.
IMG_2580.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Meri (kiri) memandu Yuwono Waluyo, Dirut Bank Mega Syariah dan Wildhan Dewayana, Dirut IZI kepada acara penyaluran paket ifthor bagi dhuafa, Jum'at (15/5). Dok. IZI
Awalnya Meri tidak percaya begitu saja kabar tentang lapak usaha gratis itu. Hingga kemudian, apa yang didengarnya benar-benar terealisasi.
“Alhamdulillah, saya dapat gerobak jualan dari IZI dan Bank Mega Syariah. Awalnya tidak percaya kabar beritanya. Percaya pas gerobak benar-benar datang sekaligus dapat modal usaha dari Bank Mega Syariah,” kisahnya lagi.
IMG_2702.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Meri mempertemukan salah satu penerima manfaat paket ifthor kepada Dirut IZI dan Dirut Bank Mega Syariah. Dok. IZI
Di tengah pembagian paket ifthor kemarin (15/5), Meri dengan senang hati memandu Direktur Utama Bank Mega Syariah, Yuwono Waluyo, dan Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia, Wildhan Dewayana ke lokasi sekitar berlangsungnya acara.
ADVERTISEMENT
Aksi penyaluran paket ifthor menjadi momen kedua lembaga senantiasa konsisten membantu pedagang usaha kaki lima yang dibantu sebelumnya dari dampak pandemi Covid-19.
Pendapatan yang menurun akibat berlakunya protokol pencegahan wabah Covid-19 oleh pemerintah setempat dikhawatirkan dapat menjadi musibah mereka kembali ke jeratan rentenir.
IMG_2668.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Yuwono Waluyo, Dirut Bank Mega Syariah dan Wildhan Dewayana, Dirut IZI membagikan langsung paket ifthor kepada penerima manfaat. Dok, IZI
Oleh karenanya, penerima manfaat Lapak Berkah kedua lembaga ikut dilibatkan dalam proses penyiapan paket berbuka puasa bagi para dhuafa.
Alhamdulillah, kita berkumpul di sekitar jalan sunan giri, hari ini, dalam rangka berbagi makanan buka puasa kepada masyarakat kurang mampu. Kami juga membantu UMKM di sini untuk membuat makanan yang didistribusikan kepada mereka,” terang Yuwono Waluyo.
Di lain pihak, Wildhan Dewayana menyambut baik kepedulian manajemen Bank Mega Syariah yang ikut ambil bagian dalam kampanye “Gotong Royong dengan Berzakat” bersama IZI. t
IMG_2602.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Sebanyak 7.933 paket ifthor hasil Gotong Royong dengan Ber-Zakat telah didistribusikan kepada mustahik di seluruh Indonesia. Dok. IZI
Jazakumullah khairan katsiran atas kerjasama Gotong Royong dengan Ber-Zakat bersama Bank Mega Syariah ini. Sebanyak 7.933 paket ifthor & takjil, serta 10 gerobak Lapak Berkah sangat membantu ketahanan pangan dan produktivitas ekonomi, khususnya di tengah kondisi pandemi seperti ini ya,” sambut Direktur Utama IZI itu kepada kru media.
ADVERTISEMENT
Diakui Yuwono Waluyo, pihak bank syariah yang dipimpinnya mendukung penuh kehadiran Lapak Berkah IZI.
IMG_2784.JPG
"Inisiasi IZI dan Bank Mega Syariah Putus Mata Rantai Rentenir Kala Pandemi" - Dok. IZI
Kembalinya mereka menjalin kerjasama pembagian paket ifthor ke seluruh Indonesia menjadi bentuk kepercayaan akan kampanye “Gotong Royong dengan Ber-Zakat” oleh IZI.
“Hari ini kita kembali mempercayakan IZI mendistribusikan paket ifthor ke seluruh Indonesia. Karena IZI memahami seluk beluk masyarakat. Kita ingin apa yang kita bagi menjadi lebih efektif. Kita butuh lembaga zakat agar dapat memotret kondisi riil di masyarakat, dan kami bisa membagikan bantuan secara nyata,” jelas Yuwono menutup aksi penyaluran paket ifthor kemarin. (ED)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white