8 Pantun Pembuka dan Penutup Salam yang Unik dan Kreatif

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun sudah lama menjadi bagian dari budaya komunikasi yang sopan dan menarik. Dengan pantun pembuka dan penutup salam, pesan yang disampaikan akan terdengar formal, berkesan, sekaligus penuh kreativitas.
Menyampaikan salam tidak selalu harus kaku. Dengan pantun, pesan akan terasa lebih personal dan menyenangkan. Baik untuk surat, presentasi, maupun bentuk komunikasi digital, pantun mampu menghadirkan kesan yang hangat.
Pantun Pembuka dan Penutup Salam untuk Memeriahkan Pidato dan Sambutan
Pantun merupakan salah satu bentuk sastra tradisional yang kaya akan makna dan mudah diingat. Dalam pidato atau sambutan, pantun dapat digunakan untuk menarik perhatian audiens sejak awal dan meninggalkan kesan positif di akhir acara.
Menurut buku Belajar Pidato & MC: Panduan Mudah & Cepat Memukau Audience dengan Percaya Diri, Aep Syaiful Hamidin, (2016), jika pidato atau sambutan membosankan atau monoton, pendengar cenderung kehilangan fokus, cepat mengantuk, bahkan tidak mengingat isi yang disampaikan.
Dalam pidato atau sambutan, pantun pembuka berisi salam atau ucapan selamat datang, dikemas dengan bahasa yang ringan. Misalnya, pantun bisa mengajak audiens tersenyum sekaligus membuat suasana lebih hangat sebelum materi utama disampaikan.
Sementara, pantun penutup berfungsi untuk menutup pidato dengan elegan, sekaligus menyampaikan harapan atau ucapan terima kasih. Pantun ini membantu meninggalkan kesan yang menyenangkan, membuat audiens lebih mengingat pesan yang disampaikan.
Inilah beberapa contoh pantun pembuka dan penutup salam yang bisa digunakan.
Pagi cerah burung bernyanyi
Menyambut hari penuh semangat
Assalamualaikum saya ucapkan
Semoga kita semua sehat dan hangat.
Ke pasar membeli sayur dan buah
Matahari pagi bersinar cerah
Salam sejahtera saya sampaikan
Mari kita mulai acara dengan ceria dan indah.
Bunga mawar mekar di taman
Harumnya semerbak menyegarkan
Selamat datang saya ucapkan
Semoga hati semua senang dan nyaman.
Mentari pergi berganti malam
Bintang-bintang mulai bersinar terang
Terima kasih atas perhatian semua
Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan yang Agung.
Ke pasar membeli buah naga
Pulang membawa rasa senang
Sambutan ini sampai di penghujung kata
Semoga kita semua sehat dan panjang umur sepanjang zaman.
Burung hantu terbang di malam berdua-dua
Hening malam menenangkan suasana
Terima kasih telah hadir semua
Semoga kita semua kembali dengan bahagia.
Baca Juga: 5 Contoh Kata-Kata Pembuka Pidato yang Menarik dan Mudah Dihafalkan
Pantun pembuka dan penutup salam membuktikan bahwa menyapa atau menutup percakapan tidak harus monoton. Dengan rima yang sederhana dan sopan, bagian salam pada pidato atau sambutan bisa menjadi momen yang berkesan. (DNR)
