• 1

Anak-anak Mulai Sering Main Gadget, Ini yang Dirasakan Orangtua

Anak-anak Mulai Sering Main Gadget, Ini yang Dirasakan Orangtua



Acara Cerdas Digital

Najeela mengatakan bahwa sudah kodratnya anak lebih pintar main gadget daripada orangtua. (Foto: Nadia Riso/kumparan)
Di zaman yang serba canggih, sangat penting bagi orang tua agar lebih bijak menanggapi buah hati dalam mengunakan gadget. Tidak hanya anak-anak, orang tua juga harus bisa mengenal gadget sehingga tahu bagaimana cara menjaga dan mengontrol para buah hati yang gemar bermain gadget.
Dalam diskusi bertajuk Cerdas Digital bersama dengan praktisi pendidikan Najeela Shihab, ia menjelaskan bagaimana pentingnya peran orang tua di era digital.
Menurutnya, orang tua memiliki banyak sekali tantangan dalam menghadapi era digital di mana anak-anak jauh lebih pintar dari orang tua dalam menggunakan gadget, khususnya sosial media.
"Tantangannya banyak. Ada banyak orang tua yang bilang kalau mereka itu gaptek dan menolak untuk belajar. Tapi itu nggak bisa dijadikan alasan," tutur Najeela di Qubicle Center, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (22/12).

Acara Rangkul Ibu

Najeela Shihab menjadi pembicara di acara Cerdas Digital (Foto: Nadia Riso)
Ia melanjutkan, memang sudah kodratnya anak lebih pintar dalam menggunakan gadget dibandingkan orang tua yang butuh waktu lama untuk bisa menggunakan gadget dengan lancar. Namun hal itu tidak bisa dijadikan alasan bagi orang tua untuk berhenti belajar, karena orang tua juga butuh tahu gadget, sehingga dapat mengawasi anak-anaknya dengan baik.
"Orang tua harus belajar. Selain agar dirinya juga bisa menggunakan media digital, orang tua juga harus bisa mengatur anaknya dalam menggunakan media digital. Jadi orang tua harus bisa (pakai gadget)," lanjut wanita lulusan psikologi Universitas Indonesia itu.
Tantangan yang kedua dapat dirasakan orang tua yang mempunyai rasa khawatir berlebihan. Orang tua sering kali khawatir jika anak-anak terpapar oleh konten yang tidak pantas untuk mereka, sehingga mereka cenderung melarang anak-anaknya dalam menggunakan gadget sama sekali. Padahal, gadget saat ini merupakan alat yang tidak bisa dipisahkan dari anak.
"Teknologi sekarang ada dimana-mana, jadi tidak bisa melarang anak sama sekali", ungkap ibu tiga anak itu.
Tantangan yang ketiga adalah orang tua yang merasa selalu tidak enak dengan anaknya. Sebenarnya dia khawatir ketika anaknya bermain gadget tetapi juga kasihan jika anak tidak memegang gadget.
Padahal, orang tua bisa membuat aturan tentang penggunaan gadget. Kapan waktu untuk bermain gadget dan kapan saatnya harus berhenti untuk mengerjakan tugas sekolah.
Tantangan selanjutnya adalah banyak orang tua yang beralasan belum penting bagi seorang anak untuk cerdas secara digital. Pemikiran tersebut kurang tepat, dunia anak terus berubah dan anak-anak terus bersinggungan dengan dunia digital.
"Tantangan yang terakhir adalah orang tua sudah putus asa karena anak sudah terlanjur main gadget. Padahal tidak ada yang terlanjur kalau orang tua mau belajar dan mengontrol anak main gadget," tutup Najeela.

PsikologiKeluarga Hari IbuGadget

500

Baca Lainnya