• 0

Mengapa Hari Ibu Dirayakan Setiap 22 Desember?

Mengapa Hari Ibu Dirayakan Setiap 22 Desember?



Hari Ibu

Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 1959 yang menetapkan 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. (Foto: Thinkstock)
Ingat enggak sih dulu saat masih SD kamu diminta menulis surat untuk ibu? Surat itu lalu dikirim lewat pos dan sampai ke rumah pada 22 Desember, tujuannya agar ibu kamu bisa membaca surat yang kamu tulis tepat di Hari Ibu. Tapi kenapa sih Hari Ibu selalu dirayakan 22 Desember?
1. Kongres Perempuan Indonesia 1 yang digelar 22 Desember 1928 memiliki agenda untuk mempersatukan perempuan di Nusantara, mengajak perempuan untuk memperjuangkan kemerdekaan serta berbagai aspek pembangunan bangsa mulai dari perbaikan gizi hingga kesehatan ibu dan balita.
2. Sehingga awalnya, 22 Desember diperingati untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya memperbaiki kualitas bangsa. Namun baru pada 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden nomor 316 yang menetapkan bahwa Hari Ibu dirayakan secara nasional setiap 22 Desember.

Hari Ibu

Dulunya, Hari Ibu diperingati untuk mengenang perjuangan perempuan dalam meningkatkan kualitas bangsa. (Foto: Thinkstock)
3. Setiap negara memiliki tanggal berbeda dalam merayakan Hari Ibu. Misalnya di Belgia, peringatan itu dirayakan setiap 15 Agustus. Norwegia juga merayakan Hari Ibu pada minggu kedua di Februari.
Negara-negara Timur Tengah seperti Bahrain, Mesir, Irak, Jordan, Kuwait, Libya, Lebanon merayakannya pada 21 Maret. Sedangkan Singapura, Taiwan, Tanzania, Chili, Jerman, Australia merayakannya pada minggu kedua bulan Mei.

Keluarga Hari IbuAsal-usul Hari Ibu

500

Baca Lainnya