• 1

USER STORY

Throwback 2016: Ketika @kemalasari Jadi Selebgram

Throwback 2016: Ketika @kemalasari Jadi Selebgram


Selebgram, sepertinya kalian sudah nggak asing sama julukan ini. Kepanjangannya Selebriti Instagram alias orang-orang yang eksis di Instagram karena followersnya banyak banget, mulai dari ribuan sampai jutaan.

Padahal ya, mereka bukan selebriti. Bukan penyanyi yang menang MTV Awards, bukan aktris yang bisa akting bareng Song Jong Ki, bukan juga model yang bisa share runway bareng Gigi Hadid atau Kendall Jenner. 

Dan sebenernya, gue nggak suka-suka banget sama julukan ini. Kesannya terlalu memuja-muja si orang tersebut, sampai dia jadi lupa diri kalau dia hanya terkenal di Instagram alias dunia maya.

Tapi sekarang, julukan itu melekat di diri gue. Gak tau harus sedih apa seneng hahaha.

For your information, gue sama sekali ngga pernah memproklamirkan diri sebagai selebgram. Tapi julukan itu nempel karena temen-temen gue, bahkan keluarga gue juga ikutan menjuluki gue sebagai selebgram.

Terus gimana sih awalnya gue bisa jadi selebgram? Begini ceritanya....

Awalnya gue cuma suka posting foto ke Instagram dengan akun @kemalasari. Gue main Instagram dari 2012. Sempet jadi passive user dan spammer (kerjaannya cuma ngelike foto-foto man model yang ganteng-ganteng hahaha). Mostly foto-foto yang gue upload adalah foto iseng gak ada kerjaan, biasanya foto selfie atau ootd.

Mulai pertengahan 2015, entah kenapa gue jadi rajin ootd-an dan upload ke Instagram. Pokoknya lebih dressed up dan mau tampil kece, karena gue kerja sebagai lifetstyle reporter jadi gak mau dong gayanya kumel. 

I write what's on my mind. Jadi gue selalu tulis unek-unek gue, atau keluh-kesah gue di caption Instagram. Curhat, gimana sih rasanya jadi orang gendut, yang selalu ngerasa salah dan gak cocok pakai baju ini itu. Padahal kalau dipikir-pikir lagi, there's nothing wrong with my style, it's just that I don't have any confidence. 

Jadi caption Instagram gue itu kurang lebih curhat bertubuh besar yang dibumbui dengan sedikit motivasi untuk cewek gendut juga. Dari situ banyak likes di postingan gue, banyak juga yang komen dan appreciate gue. Tapi paling banyak yang nanya 'beli bajunya di mana?' lol. 

Nah karena banyaknya interaksi di IG gue, awal 2016 akhirnya gue makin semangat posting foto ootd. Baju apa yang gue pakai saat itu, langsung gue minta tolong adek gue atau temen gue untuk fotoin. Waktu itu baju-bajunya masih koleksi pribadi, gak nyangka makin banyak yang follow, komen, dan dari situlah ada satu online shop yang nawarin untuk endorse gue.

Seneng dong, di-endorse, dapet barang, foto di repost, makin terkenal. Gak cuma satu online shop aja, tawaran endorse mulai banyak berdatangan. Sampe kebingungan sendiri, padahal followers gue baru seribuan, jauh dari selebgram lainnya.

Tapi berbekal rasa percaya diri dan pemikiran positif, I made it. Sampai akhir tahun ini, Alhamdulillah dipercaya sama puluhan online shop untuk promosiin barangnya. Followers gue juga merangkak naik, di angka 20 ribu. Bahkan gue bisa dapet tambahan uang jajan, lumayan untuk mengejar jodoh ke negeri timur tengah hahahahaha :p.

See you in another story!
1482316070533_niqi3j.jpg
1482316082804_rpqzn.jpg

InspirasiInstagram

500

Baca Lainnya