News
·
7 Agustus 2020 23:59

2 Pelajar Jambi Temukan Tulang Belulang Manusia di Semak-semak

Konten ini diproduksi oleh Jambikita.id
2 Pelajar Jambi Temukan Tulang Belulang Manusia di Semak-semak (76349)
Sesosok mayat tinggal tulang belulang ditemukan di Batanghari, Jambi. Foto: Ist
Jambikita.id - Warga Dusun Tiang Tunggang, Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat manusia. Saat ditemukan, tubuh korban sudah tinggal tulang belulang, Kamis (6/8) kemarin, pukul 13.00 WIB.
ADVERTISEMENT
Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh warga bernama Siswanto (16) alias Buncis dan Budi (17), di kebun milik warga setempat (semak belukar). Kedua pelajar ini, diketahui saat itu hendak pergi memancing ke sungai di sekitar lokasi penemuan.
“Saat itu, saya bersama Budi pergi memancing ke sungai. Setiba di sungai, kami mencium aroma busuk tak enak. Kemudian, kami mencari aroma busuk tersebut dan ditemukan tulang belulang dan kondisi kulit yang sudah membusuk," kata Buncis, Jumat (7/8).
Atas penemuannya itu, mereka memberitahukan kepada masyarakat sekitar. Jenazah tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh pihak kepolisian setempat, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban untuk dikebumikan.
2 Pelajar Jambi Temukan Tulang Belulang Manusia di Semak-semak (76350)
Saat jasad korban dievakuasi oleh pihak kepolisian dan warga setempat. Foto: Ist
Diketahui, korban merupakan seorang pria bernama Parto Wadio, 80 tahun. Jasad korban ditemukan di kebun milik warga bernama Siti Fatimah, tepatnya di belakang rumah Tarmizi, yang berlokasi di RT. 04, Dusun Tiang Tunggang, Desa Pompa Air, Bajubang, Batanghari.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian dari pihak keluarga, korban ternyata sudah selama 19 hari tidak pulang ke rumahnya. Selain itu, keluarga besar korban juga menolak dilakukan autopsi sehubungan korban sudah lama menderita sakit serta pikun.
Belum diketahui pasti, penyebab atas meninggalnya korban. Hingga saat ini, Kapolsek Bajubang dan Kapolres Batanghari belum memberikan informasi lebih lanjut. Namun, TKP sudah diamankan dan dipasang garis polisi (police line) di seputaran TKP.