Gubernur Jambi Resmikan Pusat Informasi Konservasi Gajah di Tebo

Konten Media Partner
12 Agustus 2022 17:31
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kawanan gajah di Bentang Alam Bukit Tiga Puluh/Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kawanan gajah di Bentang Alam Bukit Tiga Puluh/Istimewa
ADVERTISEMENT
Jambikita.id - Gubernur Jambi, Al Haris, meresmikan Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) di Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, Tebo, Jumat (12/8), bertepatan dengan Hari Gajah Sedunia. Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan, pihaknya telah membentuk Forum Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) yang telah disahkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jambi pada tanggal 16 Februari 2022, untuk mendukung hal di atas. “Ini merupakan langkah nyata kita bagi perlindungan gajah yang mulai terancam punah, maka dari itu kami mendukung penuh langkah untuk kembali mempertahankan kondisi gajah kita ini,” kata Al Haris. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) melalui Kasubdit Pengawetan Spesies dan Genetik, Badiah dalam sambutannya menyampaikan, PIKG berfungsi sebagai pemeliharaan satwa dan mitigasi konflik antara manusia dan gajah. Kemudian berguna untuk pendidikan lingkungan dan konservasi alam bagi masyarakat. Tempat penelitian dan perkembangbiakan spesies. Pengembangan ekonomi masyarakat sekitar. Serta menjadi pengelolaan pusat informasi tentang konservasi gajah. Momen ini, kata dia, sangat penting bagi pengelolaan gajah yang melibatkan para pihak seperti pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya. Seperti pihak swasta, LSM, dan perguruan tinggi yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat edukasi dan penelitian. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PT Royal Lestari Utama dan PT Lestari Asri Jaya (PT LAJ) yang telah menghibahkan lahan seluas 4 hektar untuk area PIKG ini,” ungkapnya. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Akhmad Bestari, untuk mitigasi konflik gajah dan manusia, perlu penanganan yang lebih serius. Serta butuh kolaborasi terintegrasi atas pemangku kepentingan di area Bentang Alam Bukit Tiga Puluh. "Untuk menyatukan persepsi dan langkah para stakeholder telah dibentuk forum KEE," kata Akhmad Bestari Sementara itu, Direktur PT LAJ Yasmine Sagita, mengatakan dukungan perusahaan terhadap BKSDA Jambi untuk pendirian PIKG ini merupakan bentuk komitmen dan upaya berkelanjutan PT LAJ dalam upaya pelestarian habitat gajah Sumatera. “Dengan pendirian PIKG diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat, mitigasi konflik satwa manusia Serta perlindungan terhadap satwa dan keanekaragaman hayati melalui kegiatan riset dan pelatihan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait,” kata Yasmine. Pada kegiatan peresmian ini, dilakukan juga kegiatan penanaman pohon, serta penyerahan SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Persetujuan Kemitraan Kehutanan kepada 2 (dua) Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa. Kemudian dilakukan dilakukan peninjauan pameran produk UMKM, menyaksikan keterampilan 5 ekor gajah jinak yang telah dilatih untuk mitigasi konflik gajah dan masyarakat. Kegiatan dihadiri oleh Gubernur Jambi, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihak BKSDA Provinsi Jambi, Kepala Dinas Kehutanan, Pejabat Bupati Tebo, serta Kepala UPT lingkup KLHK. Peresmian Pusat Informasi Konservasi Gajah ini juga dihadiri Chief Technical Officer Forest Program II, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), PT Royal Lestari Utama (RLU) / PT. Lestari Asri Jaya (LAJ), serta masyarakat mitra konservasi. Kegiatan ini mendapatkan dukungan juga dari Forest Program II yang merupakan kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Pemerintah Jerman (KFW). PIKG mulai dibangun tahun 2019, dengan fasilitas yang terdiri dari 1 gedung utama, 1 gedung serbaguna, 4 kamar tamu, 2 mess mahout. Serta sarana pendukung pengelolaan gajah latih, seperti kandang inap, kandang isolasi, klinik, sarana pengelolaan limbah, embung, dan jembatan gantung.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020