kumparan
9 Sep 2019 1:05 WIB

Kualitas Udara Berbahaya, Pemkot Jambi Kembali Liburkan Sekolah

Jembatan Gentala Arasy Jambi diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Foto: bara
Jambikita.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi kembali meliburkan sejumlah sekolah, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berlaku mulai Senin (9/9).
ADVERTISEMENT
Libur tersebut berlangsung selama beberapa hari menyusul kabut asap yang kembali menyelimuti Kota Jambi sejak sepekan lalu.
Berdasarkan data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi, kondisi udara dalam kategori tak sehat hingga berbahaya.
"Mencermati kecenderungan kondisi kualitas udara pada malam ini, dari data real time pukul 22.00 WIB tanggal 8 September 2019 dalam kategori berbahaya, kami memutuskan meliburkan siswa," kata Kepala Bagian Humas Kota Jambi, Abu Bakar, Minggu (8/9).
Maka dengan memperhatikan Maklumat Walikota Jambi, Nomor: 180/179 /HKU/2019, Tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap, dengan ini Pemerintah Kota Jambi menyampaikan mulai Senin, meliburkan sejumlah sekolah yang ada di Kota Jambi.
Untuk TK/PAUD diliburkan selama tiga hari (Senin, Selasa dan Rabu). Untuk SDN/Swasta/Sederajat kelas 1, 2, 3 dan 4 diliburkan selama dua hari (Senin dan Selasa). 
ADVERTISEMENT
Sedangkan, untuk kelas 5 dan kelas 6 SD dikurangi jam belajarnya, masuk jam 09.00 WIB, pulang jam 13.00 WIB (pada hari Senin dan Selasa), dan untuk siswa SMPN/Swasta/Madrasah Tsanawiyah juga dikurangi jam belajarnya, masuk jam 08.30 WIB dan pulang jam 13.00 WIB (pada hari Senin dan Selasa).
"Kita lihat sampai besok, bila kabut asap menipis pada hari Rabu, anak-anak kembali ke sekolah. Kebijakan ini akan disesuaikan seperlunya, dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat dalam Maklumat Wali Kota Jambi," pungkasnya. (bara)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan