News
·
13 Januari 2021 17:08

Melawan Saat Ditangkap, Perampok Ruko di Muaro Jambi Ditembak Polisi

Konten ini diproduksi oleh Jambikita.id
Melawan Saat Ditangkap, Perampok Ruko di Muaro Jambi Ditembak Polisi (63570)
Dua perampok di Jambi ditembak di bagian kaki karena melakukan perlawanan/Yovy Hasendra
Jambikita.id - Aparat Kepolisian Muaro Jambi melumpuhkan dua orang pelaku perampokan sebuah ruko di Muaro Jambi karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Kedua pelaku itu adalah, Abdul Malik (51) warga Aceh dan Marhadan (37) warda Desa Pinding Kecamatan Bambel Aceh tenggara. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto, didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, AKBP dr M El Yandiko, dan Kapolsek Jaluko, Iptu Irwan, mengatakan, aksi pelaku menyasar sebuah ruko di kawasan Sungai Duren, Jaluko, Muaro Jambi. Saat akan dilakukan penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku. "Pelaku kita lakukan tindakan tegas terukur karena melawan saat akan diamankan,” kata Kapolres Muaro Jambi, Rabu (13/1). Ardiyanto menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu. Pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 05.00 WIB di hari yang sama, Rabu (13/1). Pelaku, kata Kapolres, merupakan warga Aceh. Mereka ke Jambi mengunjungi keluarganya, dan dalam melakukan aksinya mereka terlebih dahulu memetakan lokasi yang menjadi targett mereka. Dalam beraksi, pelaku membongkar paksa ruko dengan menggunakan linggis dan obeng. Mereka juga menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban. Dalam aksinya itu, pelaku berhasil mendapatkan uang, perhiasan serta telepon seluler korbannya yang ditaksir kerugiannua mencapao Rp 30 juta. Naasnya, belum sempat menikmati hasil curiannya, mereka sudah ditangkap. Dikatakan Kapolres, di dalam ruko yang mereka rampok terdapat 7 orang korban. Dan dari pengakuan korban, pelaku juga sempat mencabuli salah seorang korbannya. Dilanjutkan Kapolres, kedua pelaku saat ini dilakukan penahanan di Polsek Jaluko untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Kedua pelaku kita kenakan pasal berlapis yaitu pasal 365 dan pasal 287 tentang pencabulan dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun."
ADVERTISEMENT