Perkosa Anak Tiri Sampai 10 Kali, Pria di Jambi Terancam 15 Tahun Penjara

Konten Media Partner
22 November 2022 16:00
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi
ADVERTISEMENT
Jambikita.id - Seorang ayah di Jambi terancam 15 tahun penjara karena tega memperkosa anak tirinya yang berusia 14 tahun sampai berkali-kali. Pelaku yang saat ini berstatus terdakwa adalah pria berinisial AL. Perbuatan keji nya sudah dilakukannya sejak Juli 2021 lalu. Perbuatan itu berhenti saat istrinya atau ibu korban mengetahui perbuatan bejatnya itu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi, Dewangga Adhi Prada, mendakwa AL dengan Pasal Pasal 76D Jo Pasal 81 ayat (3) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 01 Tahun 2016, tentang Perlindungan Anak. Pasal 76D berbunyi,: Setiap orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Kemudian, Pasal 81 ayat (1) dan (2) berbunyi: Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76D dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Berdasarkan dakwaan JPU, Terdakwa AL melakukan pemerkosaan terhadap korban sejak November 2021 sampai dengan Juli 2022. Perbuatannya dilakukan di rumahnya, saat ibu korban sedang tidak berada di rumah. Berdasarkan uraian surat dakwaan, perbuatan terdakwa akhirnya terbongkar pada Rabu, 9 Juli 2022. Kronologi Rabu, 9 Juli 2022, pagi, ibu korban pergi mengantarkan pakaian kotor ke laundry untuk dicuci. Saat itu Terdakwa AL, berada di rumah, cuma berdua dengan korban yang sedang tidur. Melihat korban yang sedang tidur, pelaku nekat memperkosa korban yang merupakan anak tirinya sendiri. Tidak lama setelah Terdakwa memperkosa korban, ibu korban pulang, Terdakwa kemudian pergi ke kamar mandi dengan alasan buang air besar untuk mengelabui ibu korban. Ibu korban menaruh kecurigaan karena mendapati celana pendek dan celana dalam Terdakwa yang tertinggal di kamar korban. Meski sempat mengelak dari pertanyaan ibu korban, Terdakwa akhirnya mengaku setelah adanya bukti, celana yang tertinggal itu. "Berdasarkan penjelasan saksi anak (korban) Terdakwa telah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 10 kali," bunyi surat dakwaan JPU. Berdasarkan hasil visum terhadap korban, ditemukan kerusakan pada alat kelamin korban akibat benda tumpul. Saat ini persidangan terhadap Terdakwa sudah memasuki agenda pemeriksaan saksi. Persidangan dipimpin majelis hakim yang diketuai Hakim Alex Pasaribu.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020