kumparan
20 Mar 2019 10:43 WIB

Perpustakaan Mini untuk Warga Tahura Orang Kayo Hitam

Pustaka mini Desa Gedong Karya, di kawasan Tahura Orang Kayo Hitam. Foto: Suwandi
Jambikita.id - Kehadiran perpustakaan mini mampu mendorong tingkat literasi masyarakat yang tinggal Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam. Walau dengan koleksi buku seadanya, perpustakaan itu terbukti mampu menyedot minat baca anak-anak hingga orang dewasa.
ADVERTISEMENT
Pengurus Perpustakaan Desa Gedong Karya yang lokasinya di sekitar Tahura Orang Kayo Hitam, Maria Sopiana (30), mengisahkan gedung perpustakaam beserta isinya mulai dibangun sejak pertengahan 2017 lalu.
Keberadaan perpustakaan mini di Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi, itu didukung oleh lembaga yang konsen pada konservasi lingkungan, Gita Buana.
Tidak hanya meningkatkan minat baca anak-anak, keberadaan perpustakaan mini tersebut juga membantu warga untuk sembuh dari penyakitnya. Salah satunya Rini (35), warga Desa Gedong Karya yang menderita batuk selama setahun.
"Penyakitnya batuk. Sudah dibawa berobat ke beberapa masyarakat. Tetapi tidak kunjung sembuh. Tapi dia datang kemari, meminjam buku cara meracik obat tradisional. Dan Alhamdulillah sembuh," kata Maria, Selasa (19/3) .
ADVERTISEMENT
Tak hanya membantu memulihkan kesehatan, perpustakaan mini tersebut juga mencerahkan Nana, warga Desa Gedong Karya, untuk mengembangkan usahanya. Dia mendapatkan ide resep kue dari buku yang ia baca di perpustakan mini itu.
Maria juga menjelaskan para petani juga sering kali datang untuk membaca buku-buku yang berkaitan dengan pertanian dan perkebunan, mereka mempelajari teknik pembibitan dan pemupukan.
"Banyak. Ada yang menanam cabai dan sayuran hidroponik, jagung, dan juga untuk padi. Kemudian belajar cara-cara beternak," kata Maria menjelaskan.
Namun untuk sekarang, koleksi buku di perpustakaan mini ini masih belum lengkap.
"Yang kurang adalah buku salat, keagamaan, buku belajar gambar, dan cara membaca bagi anak TK, buku bahasa inggris, buku resep masak masih kurang lengkap," kata Maria lagi.
ADVERTISEMENT
Tiap harinya, perpustakaan mini ini ramai dikunjungi anak-anak hingga orang dewasa. Jiwa warga yang ingin memabaca buku di rumah, mereka hanya diperbolehkan untuk meminjam dua buku. (suwandi)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan