News
·
18 Oktober 2020 15:08

Spesimen Uji Swab di Jambi: Pagi Diantar, Malam Sudah Keluar Hasilnya

Konten ini diproduksi oleh Jambikita.id
Spesimen Uji Swab di Jambi: Pagi Diantar, Malam Sudah Keluar Hasilnya (154076)
Plt Kepala Dinkes Provinsi Jambi saat memaparkan terkait penanganan COVID-19 kepada Pjs Gubernur Jambi. Foto: Hms
Jambikita.id - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Restuardy (Ardy) Daud, mengupayakan peningkatan testing, tracing, dan treatment (pengujian, penelusuran, dan pengobatan) terhadap COVID-19 di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, termasuk dengan menambah mesin uji swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
ADVERTISEMENT
Ardy Daud mendengarkan pemaparan dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Provinsi Jambi tentang pemakaian alat PCR di Labkesda. Plt. Kepala Dinkes beserta jajarannya juga menjelaskan langkah dan rencana kerja dan evaluasi dalam penanganan penyebaran COVID-19 di Provinsi Jambi.
“Penanganan COVID-19 ini memiliki tantangan yang luar biasa, selain menangani masalah kesehatan, kita juga harus memikirkan dampak lain seperti dampak ekonomi, sosial, dan sebagainya," Ardy Daud, Minggu (18/10).
Pekerjaan penanganan COVID-19 ini bukanlah kerja yang normal tetapi kerja di luar batas normal. Bekerja dalam masa kritis, masa luar biasa, Pemerintah dituntut ekstra, perlu diikuti beberapa hal, yaitu peralatan mendukung, insentif bagi tenaga kesehatan dan ketersediaan tenaga kerja.
“Kita mendapatkan tantangan yang cukup besar tentang bagaimana cara kita menangani pandemi ini, dan ini menjadi refleksi bagi kita. Manakala kita bisa memperbaiki kinerja dan meningkatkan dengan apa yang kita punya, dan saya yakin kita semua telah melakukan yang terbaik," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Ardy Daud mengajak semuanya untuk terus menjaga spirit yang sudah ada tadi, untuk memenuhi ekspetasi publik dalam menangani pandemi COVID-19. Dirinya melihat apa saja yang bisa dilakukan untuk publik dan juga untuk diri sendiri.
Plt Kepala Dinkes Provinsi Jambi, Reflizal menyatakan bahwa ada beberapa kemajuan yang telah dilakukan Dinkes dalam menangani COVID-19, yakni spesimen uji swab dikirim ke BPOM dengan hasil keluar yang cukup cepat, pagi diantar malam sudah menerima hasil.
“Uji swab meningkat, kemampuan penelusuran dan swab membaik dalam dua bulan terakhir, dan Dinkes juga tetap mempersiapkan SDM, logistik dan sapras lain dalam percepatan penanganan COVID-19 termasuk pelatihan untuk laporan harian online, serta jejaring kontak yang dibantu oleh Perhimpunan Ahli Epidemologi Indonesia,” terang Reflizal.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dr. Ike Silviana, MKM dalam paparannya menyatakan, Dinkes terus melakukan evaluasi dalam penanganan COVID-19.
“Kami terus melakukan perbaikan dan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, diantaranya laporan harian online bertahap membaik sampai dengan September 2020. Monitoring awal juga diminta, yang selanjutnya dilakukan verifikasi laporan yang masih berwarna orange,” jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa, sampai minggu III September 2020, Dinkes terus melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan tracing di lapangan. Pelatihan dan On the Job Training (OJT) terkait PE dan swab kepada petugas kabupaten dan kota, rumah sakit, dan PKM.
"Pendampingan PE dan swab oleh tim dinkes Provinsi Jambi bersama tim dinkes kabupaten/kota dan PKM yang secara bertahap dilepaskan ke kabupaten/kota sejak awal Juli 2020,” tutur Ike.
ADVERTISEMENT