Pencarian populer
20 Mei 2019 12:26 WIB
1
0

Polda Jatim Berhentikan 3 Bus Rombongan Massa Aksi 22 Mei

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan (tengah) di Polda Jatim. Foto: Phaksy Sukowati/kumparan

jatimnow.com - Polda Jawa Timur menghentikan tiga bus rombongan yang berencana akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei 2019.

"Kami sampaikan terkait dengan rencana beberapa masyarakat Jawa Timur yang akan berangkat ke Jakarta sampai dengan sore hari ini satu bus sudah kami amankan di wilayah Malang. Sementara itu dua bus lagi dari Madiun dan dari Tulungagung yang membatalkan," kata Kepala Polda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Minggu (19/5/2019).

Ia mengatakan tindakan pencegahan itu akan terus dilakukan. Selain itu, polisi juga berterima kasih kepada semua tokoh agama dan tokoh masyarakat yang mendukung upaya tersebut.

"Kami juga berterima kasih kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat, yang sudah men-support kami dari TNI dan Polri terkait dengan kegiatan ataupun isu yang berkembang, yaitu masalah people power," kata Luki.

Sementara itu, terkait dengan masalah provokasi aksi people power, Polda Jawa Timur juga menengarai salah satu akun yang mengajak tour jihad di Jakarta.

"Hampir selama satu minggu ini, tim gabungan kami dari kriminal umum dan kriminal khusus telah mengamankan 4 orang yang membuat program tour jihad Surabaya-Jakarta dan melaksanakan aksi 22 Mei," ujar Luki.

Keempat orang yang ditangkap Polda Jawa Timur yaitu berinisial A, R, F, dan C. Luki mengatakan mereka memiliki tugasnya masing-masing.

"Mereka berbagi tugas, di antaranya ada yang bagian bendahara, ada yang membuat akun, ada yang memang sebagai koordinator, dan ada yang menyuruh. Saat ini sedang kami proses dengan kami kenakan rencananya Pasal 160 KUHP dan 161 junto Pasal 53 KUHP," ungkap Luki.

"Statusnya masih kami dalami dan berdasarkan data, sudah terkumpul 44 orang. Namun, yang baru membayar 36. Dan alhamdulillah dari daftar masuk ini akhirnya bisa kami batalkan," sambungnya.

TNI-Polri saat ini sedang melakukan sweeping terkait rencana keberangkatan masyarakat ke Jakarta untuk mengikuti aksi pada 22 Mei 2019. Luki juga mengimbau agar masyarakat tidak berangkat ke Jakarta.

"Kami mengimbau untuk masyarakat Jawa Timur untuk tidak berangkat ke sana dan silakan kalau mau melakukan kegiatan di Surabaya kami siapkan tempat dengan mengikuti aturan yang ada dan kami akan kawal," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto Reporter: Farizal Tito

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57