Ratusan Massa dan Ulama di Pamekasan Protes Pembakaran Al-Qur'an di Denmark

Konten Media Partner
30 Januari 2023 13:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ratusan Massa dan Ulama di Pamekasan Protes Pembakaran Al-Qur'an di Denmark
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
jatimnow.com - Ratusan masyarakat muslim dan sejumlah ulama di Kabupaten Pamekasan mendatangi Kantor DPRD setempat, Senin (30/01/2023). Mereka memprotes adanya video pembakaran Al-Qur'an oleh Rasmus Paludar merupakan pemimpin partai Stram Kurs (Garis Keras) sayap kanan Denmark.
ADVERTISEMENT
Ratusan massa sengaja mendatangi kantor wakil rakyat, agar aspirasi mereka disampaikan kepada pemerintah pusat. Mereka mengutuk keras terhadap pembakaran Al-Qur'an yang dilakukan oleh Rasmus Paludan yang terjadi di Swedia dan Denmark.
Ketua FKMSB, Achmad Mulazim Kholil mengatakan kedatangannya mereka ke Kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi terhadap pembakaran Al-Qur'an.
"Kami berharap DPRD memfasilitasi kecaman kami. Sehingga pemerintah RI mengambil sikap. Kami merasa disakiti jika Al-Qur'an dibakar," katanya.
Pemerintah Republik Indonesia diharapkan memanggil duta besar Swedia dan Denmark. Sehingga disampaikan nota protes keras dan kecaman atas terjadinya pembakaran Al-Qur'an dan meminta pelaku pembakaran meminta maaf kepada seluruh umat muslim di dunia.
Selain itu, massa meminta pemerintah pusat harus menindaklanjuti resolusi PBB 15 Maret 2022 yang telah menegaskan dunia harus bertempur melawan Islamophobia. Sehingga PBB harus mengambil sikap tegas soal pembakaran kitab suci umat Islam.
ADVERTISEMENT
Ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa, masyarakat dan ulama itu meminta pemerintah Republik Indonesia agar mengecam bahkan memutus hubungan diplomatik dengan negara yang bersangkutan. Sebab dinilai Pemerintah Republik Indonesia kurang tegas dalam merespons tindakan biadab yang telah menyakiti umat Islam seluruh dunia.
Reporter: Fathor Rahman