kumparan
18 Feb 2019 18:26 WIB

Relawan Jokowi Gelar Pasar Sembako Murah di Surabaya

Suasana bazar sembako murah
jatimnow.com - Tim relawan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin menggelar bazar sembako murah, Senin (18/2/2019). Bazar yang digelar di Rusun Sumbo, Kecamatan Simokerto, Surabaya tersebut diserbu warga.
ADVERTISEMENT
Dari pantauan dilokasi, warga yang menyerbu lokasi bazar sembako murah itu mayoritas ibu-ibu itu. Tak jarang dari mereka yang mengaku senang dengan adanya event dadakan ini, menurutnya bisa menghemat uang belanja sehari-hari.
Paket sembako yang berisi minyak goreng, mi instan, kecap, teh, kopi yang dipasaran dijual senilai Rp 50 ribu, di bazar dadakan itu warga hanya mengeluarkan uang Rp 20 ribu untuk menebus sembako yang disediakan panitia tim relawan Jokowi-Ma'ruf.
"Ya murah sekali kalau dibandingkan beli di toko, paket sembako ini sangat murah, kalau ditotal sekitar lima puluh ribu rupiah. Di sini cuma dua puluh ribu," ujar Khusnul Khotimah salah seorang warga rusun Sumbo, sembari menunjukkan isi paket sembako yang dibelinya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Rony Firmansyah, panitia tim relawan Jokowi-KH Ma'ruf mengatakan, sengaja menggelar bazar seribu paket sembako murah di kawasan padat penduduk ini untuk membantu meringankan kebutuhan hidup warga rusun sumbo, yang rata-rata dari kalangan kelas ekonomi menengah kebawah.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada mereka yang kurang mampu. Selan itu, juga bentuk kewajiban moral kita sebagai pendukung Jokowi Ma'ruf," Rony Firmansyah.
Paket sembako murah ini sendiri berisi beras 1 kilo gram, gula 1 kilogram, minyak 1 liter, mie instan, kecap/ kopi dan teh. Diharapkan dengan kedekatan ini warga bisa mengingat program Jokowi-KH Ma'kruf dan memilihnya saat pilpres 2019 nanti.
"Kedepannya, tim relawan capres cawapres nomer urut 1 ini akan menggelar sembako murah di tempat lainnya di sejumlah kecamatan di Surabaya dengan tujuan yang sama, mensosialisasikan pasangan nomor urut 01 sembari meringankan beban masyarakat," tandasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan