kumparan
KONTEN PENGGUNA
19 September 2018 21:20

Setelah Penangkapan Polwan, Masyarakat Diminta Tidak Percaya Calo

ADVERTISEMENT
jatimnow.com – Polda Jawa Timur terus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada calo-calo yang bermodus janji meluluskan tes masuk bintara Polri. Pasalnya, tes masuk anggota Polri itu sifatnya transparan dan akuntabel.
“Saya pastikan tidak ada pungutan biaya apapun,” tegas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera ketika dihubungi jatimnow.com, Rabu (19/9/2018).
Hal ini diingatkan lagi oleh polisi karena sebelumnya ada oknum Polwan yang diduga melakukan penipuan dan pungutan liar bermodus janji meluluskan tes masuk bintara Polri. Oknum Polwan itu akhirnya ditangkap dan saat ini sudah dinonaktifkan.
Baca Juga:
ADVERTISEMENT
Menurut Barung, setiap tahapan dalam seleksi masuk bintara maupun perwira polisi itu langsung diumumkan. Tidak ada lagi jeda waktu untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan pungutan liat.
“Dan semua menyaksikan, ikut serta orang tuanya juga, bahkan ada pula lembaga lainnya yang diundang kepolisian dalam rangka transparansi ini," katanya.
Ia juga menjelaskan, animo masyarakat untuk menjadi anggota Polri sangat tinggi. Sehingga, biasanya menggunakan segala cara agar bisa lulus.
"Seperti contoh, salah satu anaknya dan keluarganya dijanjikan bisa lolos dengan mengandalkan orang dalam. Padahal itu tidak pengaruh. Jadi, percayalah pada diri kita sendiri, karena sekarang ini, proses seleksi itu menjadi unggulan Polri, terutama dalam melihat transparansinya itu,” imbuhnya.
Barung menambahkan, apabila mendapati petugas yang melanggar seperti itu, baik dari eksternal maupun internal. Pihaknya akan menindak tegas kepada pelaku tersebut.
ADVERTISEMENT
"Silahkan laporkan kepada kita siapa saja. Baik eksternal maupun internal kepolisian, jika ada yang melakukan hal seperti itu, akan kami tindak," tegasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan