kumparan
13 Okt 2019 7:13 WIB

Apple Hapus Aplikasi Pelacak Peserta Unjuk Rasa di Hong Kong

Apple menghapus aplikasi yang membantu para pengunjuk rasa melacak pergerakan polisi, dengan alasan dipakai untuk mengincar petugas kepolisian, setelah sebuah koran pemerintah China mengritik keras raksasa teknologi tersebut yang membiarkan aplikasi bersangkutan.
ADVERTISEMENT
CEO Tim Cook membela keputusan ini di hadapan kritikan karena mengikuti permintaan China, dengan menyebutnya sebagai jalan terbaik untuk melindungi para pengguna.
Kebijakan menutup aplikasi HKmap.live, yang bergotongroyong menampilkan lokasi polisi dan pengunjukrasa oleh Apple di App Store, menjerumuskannya ke dalam pertikaian politik antara China dan para pengunjuk rasa yang juga telah melumpuhkan beberapa bisnis Amerika dan Hong Kong.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan