kumparan
20 Mei 2018 16:30

Coincheck Berencana Ekspansi ke Amerika

Coincheck (Foto : Reuters)
Monex, perusahaan yang baru saja mengakuisisi bursa Coincheck korban peretasan asal Jepang, telah mengungkap rencananya untuk ekspansi ke Amerika, dalam wawancara dengan Bloomberg (18/5).
ADVERTISEMENT
CEO Monex Oki Matsumoto mengatakan ingin Coincheck akan menerima izin resmi dari Jepang bulan depan, namun tanpa menyebutkan waktu spesifik, dia menyinggung sasaran barunya di luar Asia.
“Jepang sepertinya selangkah lebih maju dalam hal mata uang virtual, namun dalam hal menentukan apa yang menjadi token atau sekuritas dan menarik lembaga investasi, Eropa dan Amerika jelas di depan,” terangnya yang dikutip Cointelegraph.
Jepang telah lama menjadi salah satu yang terdepan untuk adopsi mata uang virtual, salah satunya ketika jadi yang pertama mengakui bitcoin sebagai alat tukar sah di tahun 2016, namun Matsumoto menganggap Amerika dan Eropa telah mengambil alih dalam hal regulasi mata uang virtual.
Dia membandingkan pajak mata uang virtual Jepang yang besarnya 55 persen dengan Perancis yang 19 persen.
ADVERTISEMENT
Lebih krusial, Matsumoto berargumen bahwa regulator federal Amerika sekarnag memegang pengaruh terbesar dalam memutuskan masa depan mata uang virtual di perekonomian dunia, yang mengacu kepada perdebatan apakah aset digital diperlakukan sebagai sekuritas dan komoditas.
Keputusan mau tidak mau harus diambil untuk memberikan kepastian bagi industri ini, dan kelak memunculkan pertumbuhan dan kepercayaan investor institusional.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan