Konten dari Pengguna
3 Perbedaan Matcha Ceremonial dan Culinary yang Bisa Dikenali
26 Juni 2025 17:31 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
3 Perbedaan Matcha Ceremonial dan Culinary yang Bisa Dikenali
Mengenal perbedaan matcha ceremonial dan culinary, penting untuk memahami kualitas di antara kedua jenis bubuk teh hijau ini.Jendela Dunia
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Perbedaan matcha ceremonial dan culinary patut diketahui oleh para pencinta matcha. Walau sama-sama berasal dari teh hijau, tapi dari segi rasa dan kegunaannya, kedua jenis matcha ini punya perbedaan.
ADVERTISEMENT
Untuk bisa memilih produk matcha yang tepat, maka perlu pahami dengan baik karakteristik masing-masing. Dengan mengenali karakteristik dua jenis matcha ini, maka bisa tahu perbedaan dasarnya.
Inilah Perbedaan Matcha Ceremonial dan Culinary
Dikutip dari teaologists.co.uk, matcha ceremonial merupakan jenis teh hijau untuk chanoyu, tradisi minum teh di Jepang.
Sementara culinary matcha adalah jenis matcha yang sering digunakan untuk bahan dessert. Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan matcha ceremonial dan culinary.
1. Warna
Warna adalah karakteristik paling menonjol yang membuat kedua jenis matcha ini berbeda.
Dikutip dari matchazuki.com, matcha ceremonial punya warna hijau yang lebih cerah karena daun tehnya diambil dari yang paling muda.
Proses penanamannya juga lebih hati-hati sehingga meningkatkan kandungan klorofil yang menjadikan warnanya jadi lebih menonjol.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, matcha culinary punya warna hijau yang agak tua dan sedikit kekuningan.
Warna daunnya yang lebih tua ini dikarenakan cara penanamannya tidak sehati-hati matcha ceremonial. Tanaman tidak dinaungi sepenuhnya dari sinar matahari sehingga kadar klorofilnya tidak begitu tinggi dan menghasilkan warna hijau yang lebih tua.
2. Kualitas
Matcha ceremonial dibuat dari daun teh pilihan terbaik, yang dipetik dengan tangan dan hanya menggunakan bagian paling muda dari tanaman. Prosesnya lebih hati-hati, dari penanaman, peneduhan, pemetikan, hingga penggilingannya pun dengan batu.
Bubuknya pun memiliki tekstur yang sangat halus Sebaliknya, matcha culinary punya kualitas daun yang sedikit lebih rendah karena dipetik dengan menggunakan mesin.
Proses penggilingannya bahkan tidak dibuat dengan halus. Maka dari itu, matcha culinary kurang cocok jika diseduh langsung.
ADVERTISEMENT
3. Rasa
Matcha ceremonial punya rasa yang manis dan umami. Jenis matcha ini bisa langsung diseduh dengan air panas tanpa ditambahi apapun.
Sementara itu, matcha culinary memiliki rasa yang lebih tajam, pahit, dan sedikit lebih kasar di lidah.
Karakteristik inilah yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam resep makanan dan minuman seperti latte, smoothies, atau kue sehingga rasa pahitnya bisa ditutupi dengan bahan lain seperti gula atau susu.
Setelah mengetahui perbedaan matcha ceremonial dan culinary, para pencinta matcha jadi bisa lebih mudah memilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk diseduh atau ingin dicampur ke dalam resep makanan. (TIA)

