Goa Jatijajar Kebumen, Menyusuri Perut Bumi & Mendengar Legenda Lutung Kasarung

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Goa Jatijajar Kebumen merupakan salah satu destinasi wisata alam yang ada di kabupaten ini. Gua ini sudah dikembangkan menjadi tempat wisata sejak tahun 1975.
Dari masa ke masa, Gua Jatijajar terus bersolek sehingga menjadi destinasi wisata yang menarik. Bagi wisatawan yang ingin mencoba wisata yang berbeda, masuk ke perut bumi Gua Jatijajar bisa dijadikan pilihan.
Daya Tarik Goa Jatijajar Kebumen, Lokasi dan Harga Tiket
Kabupaten Kebumen merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Wilayah di pesisir selatan ini memiliki bentang alam khas yang sejak tahun 208 ditetapkan menjadi geopark nasional dengan nama Geopark Karangsambung-Karangbolong.
Goa Jatijajar Kebumen merupakan bagian dari geopark atau taman bumi tersebut. Dikutip dari situs resmi Pemerintah Kebuben, https://www.kebumenkab.go.id, Gua Jatijajar merupakan kompleks gua wisata, baik gua alam maupun buatan yang memiliki luas sekitar 5,5 hektar.
Gua ini merupakan sebuah situs geologi yang terbentuk dari proses alamiah kapur. Panjang gua sekitar 250 meter dengan lebar rata-rata 15 meter dan tinggi 12 meter.
Di dalam gua ini terdapat sungai atau sendang yang bisa diakses pengunjung hingga saat ini. Sendang tersebut meliputi Puser Bumi, Jombor, Mawar, dan Kantil. Saat ini, di pintu masuk gua terdapat patung dinosaurus yang mengalirkan air dari sendang Kantil dan Mawar.
Berdasarkan cerita, Gua Jatijajar ditemukan seorang petani bernama Jayamenawi pada 1802 yang mempunyai lahan pertanian di atas gua itu. Diceritakan suatu hari Jayamenawi mengambil rumput lalu jatuh ke lubang yang ternyata ventilasi langit-langit di Gua Jatijajar.
Saat ini, di dalam gua terdapat diorama yang mengisahkan legenda Pangeran Kamandaka. Cerita ini juga dikenal sebagai Legenda Lutung Kasarung. Berdasarkan mitos, Gua Jatijajar menjadi salah satu lokasi persembunyian Raden Kamandaka.
Gua Jatijajar terletak di Jl. Jatijajar, Palamarta, Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Gua ini terletak sekitar 42 km barat dari dari pusat kota Kebumen.
Harga tiket untuk weekend atau hari libur adalah Rp20.500, sedangkan untuk hari biasa Rp12.500. Anak usia di bawah 5 tahun cukup membayar Rp5.500.
Baca juga: Pantai Kembar Kebumen: Daya Tarik, HTM, Aktivitas, dan Lokasi
Berkunjung ke Goa Jatijajar Kebumen bisa menjadi pengalaman wisata yang berebda dan menyenangkan. Sebelum berkunjung ke Jatijajar, pastikan fisik dalma kondisi sehat karena harus banyak berjalan menyusuri gua. (SA)
