Konten dari Pengguna

Jejak Luka Vina: Mengungkap Realistas Pelecehan Seksual

Jihan Qanita Salsabila
Mahasiswi Universitas Pamulang Prodi Akuntansi
9 Juni 2024 16:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Jihan Qanita Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi/copyright shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi/copyright shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pelecehan seksual adalah kejahatan yang dilakukan secara seksual, merupakan masalah serius yang ada di masyarakat kita. Pelecehan seksual terjadi tanpa persetujuan dari kedua belah pihak. Ini adalah tentang kekuasaan dan penghinaan yang terungkap dalam berbagai kasus, salah satunya yang terjadi di Cirebon yang melibatkan seorang individu bernama Vina. Para pelaku menganiaya korban dengan cara memukul dengan tangan kosong hingga korban tidak sadarkan diri, lalu korban di perkosa secara bergilir. Kasus ini mencuatkan kembali urgensi untuk mengatasi dan mencegah perilaku-perilaku yang merugikan ini.
ADVERTISEMENT
Kasus seperti ini tidak hanya merusak secara korban secara fisik, emosional, dan psikologis tetapi juga menimbulkan dampak yang luas dalam masyarakat. Secara fisik, mereka mungkin mengalami cedera, termasuk memar, luka, atau bahkan infeksi. Namun, dampak terbesar seringkali terjadi pada kesehatan mental atau trauma yang berkepanjangan, korban mungkin mengalami gangguan makan, stres, depresi, dan gangguan kecemasan lainnya. Mereka mungkin merasa malu, bersalah, dan terisolasi secara sosial yang meningkatkan pikiran untuk melakukan percobaan bunuh diri.
Penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pelecehan seksual dan mengedukasi masyarakat tentang apa yang merupakan perilaku yang tidak pantas serta bagaimana melaporkannya. Selain itu, penting juga untuk memperkuat sistem hukum yang menangani kasus-kasus pelecehan seksual dengan serius dan adil. Ini termasuk memastikan bahwa korban memiliki akses yang memadai terhadap layanan kesehatan mental dan dukungan psikologis. Ini melibatkan kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, institusi pendidikan, dan masyarakat umum.
ADVERTISEMENT
Bagi para pelaku pelecehan, hukuman haruslah seimbang dengan kejahatan yang dilakukan. Hukuman yang panjang untuk pelaku pelecehan seksual dapat mencakup penahanan jangka panjang atau bahkan hukuman seumur hidup, terutama untuk kasus-kasus yang melibatkan kekerasan atau kejahatan yang sangat serius.